Polisi Ringkus Komplotan Begal Modus Tabrak Korban di Surabaya: Targetnya Pelajar
Tim Antibandit Polsek Rungkut, Surabaya menangkap komplotan begal yang beraksi dengan modus menabrak korbannya. Pelaku menargetkan pelajar jadi korban
Saat mereka melintas di kawasan jembatan Jalan Ir Soekarno, sepeda motor yang dikendarai DA, DI dan RA ditabrak oleh komplotan tersangka hingga terjatuh di jembatan.
Kemudian, teman korban NA dan IR didatangi tersangka Rosi.
Rosi menuduh korban telah menabrak temannya. Kemudian Rosi menyuruh Toreta untuk membawa sepeda motor Honda Beat dan tiga korban ke kantor polisi, sebagai modus klaim untuk memperdaya korbannya.
Mungkin, tak puas cuma mengintimidasi korban. Pelaku lain, bernama Satria sontak mendatangi NA dan IR lalu memukulnya.
Pelaku Toreto bukannya membawa korban ke kantor polisi, namun membawa korban DA dan motornya ke Jalan Penjaringansari. Di lokasi tersebut, tersangka merampas hape dan motor milik korban lalu kabur.
Sementara, Rosi membawa korban lain ke Jalan Ir Soekarno. Rencananya merampas hape milik korbannya, malah mendapat perlawanan yang berujung diamankan oleh warga.
Mendengar teriakan korban, Tim Opsnal Polsek Rungkut yang sedang patroli lalu mendatangi TKP dan menangkap tersangka Rosi. Setelah dikembangkan, tersangka Toreta dan Satria dicokok di kawasan Medokan Ayu pada hari itu juga.
Menurut pengakuan tersangka, aksi kejahatan yang mereka lakukan dilatarbelakangi oleh motif ekonomi karena terdesak biaya untuk melunasi hutang di warkop langganan dan minuman keras (Miras).
"Buat bayar utang warkop dan minum-minuman keras. Sasaran pelajar pas ketemu. Saya mabuk dulu, kemudian melakukan (aksi)," ungkap Rosi. (Surya.co.id/Luhur Pambudi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Begal Bermodus Tabrak Korban Dibekuk Polisi Surabaya, Target Kalangan Pelajar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0102kompolotan-begal-ditangkap-polisi.jpg)