Rabu, 22 April 2026

Jokowi Sebut Omicron Covid-19 Bisa Disembuhkan Tanpa Harus ke Rumah Sakit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan warga yang terinfeksi varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit. Hal itu disampaikan Presi

Editor: Eko Setiawan
tribunbatam.id/istimewa
Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo tiba di Tanjungpinang, Senin (24/1/2022) sekira pukul 19.30 WIB, disambut Gubernur Kepri Ansar Ahmad 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Varian Omicron Covid-19 sejauh ini kembali mengancam Indonesia.

Banyaknya peneularan tersebut kemudian sangat di Khawarirkan oleh masyarakat.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan warga yang terinfeksi varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi menanggapi lonjakan kasus Covid-19 yang menyentuh angka 27.197 pada Kamis (3/2/2022).

"Perlu saya sampaikan bahwa varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit," kata Jokowi.

Menurutnya warga yang terpapar varian Omicron cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah, lalu disertai minum obat dan multivitamin.

"Segera tes kembali setelah 5 hari," katanya.

Kepala Negara meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Meskipun varian Omicron tingkat penularannya tinggi, tetapi tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian delta.

"Hal ini bisa terlihat dari kasus Covid-19 di beberapa negara dimana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah. Hal ini juga termasuk di negara kita Indonesia, meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi namun keterisian di rumah sakit masih terkendali," katanya.

Sebelumnya kasus harian Covid-19 di Indonesia kembali melonjak pada Kamis (3/2/2022).

Kasus baru meningkat hampir 10 ribu kasus dibandingkan hari kemarin.

Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id, terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 27.197 kasus sehingga total menjadi 4.414.483 kasus.

Jumlah penambahan kasus tersebut meningkat drastis dibanding hari sebelumnya yang hanya 17.895 kasus.

Masih dari data yang sama terjadi penambahan pasien sembuh mencapai 5.993 kasus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved