BATAM TERKINI
Siswa SD dan SMP di Batam Masih PTM, Begini Cara Sekolah Hindari Penyebaran Covid-19
Meski siswa SMA dan SMK di mainland Batam mulai menjalani pembelajaran online, siswa SD dan SMP masih belajar tatap muka. Ini cara sekolah jaga prokes
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih dilakukan seperti biasa.
Kendati demikian sekolah juga bisa menerapkan daring jika ada temuan kasus.
"Pelaksanaan pembelajaran di satuan Pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," ujar Rudi berdasarkan Surat Edarannya.
Sementara itu, Kepala SDN 005 Lubukbaja, Magdalena mengatakan saat ini jumlah siswa per kelas sesuai dengan ketentuan.
PTM digelar penuh namun dengan Protkes yang ketat.
Jam belajar siswa masih dibatasi dan usai belajar mereka langsung dijemput orangtua.
"Tugas kami mengedukasi anak agar patuhi Protkes meskipun tidak berada di sekolah. Sesama teman juga saling mengingatkan, agar mereka ini terlindungi dari paparan virus Covid-19. Kalau di sekolah kami mudah memantau kalau di luar ini yang sulit dikontrol," katanya.
Ia melanjutkan pengetatan prokes memang dilakukan guna menghindari adanya penyebaran kasus di lingkungan sekolah.
Baca juga: SYARAT dan Kriteria Pasien Covid-19 di Batam yang Diperbolehkan Isolasi Mandiri
Baca juga: Siswa dan Guru di Batam Kena Covid-19, SMA/SMK Hentikan Pembelajaran Tatap Muka
Untuk anak sekolah dasar terutama, karena mereka ini masih usia bermain, jadi perlu usaha dan upaya untung mengingatkan mereka untuk tidak melepas maskernya.
"Mungkin berbeda dengan jenjang di atasnya. Kami guru harus bekerja ekstra memastikan mereka mematuhi dan tidak melanggar protkes," katanya.
PTM masih berlangsung pengawasan, Magdalena berharap tidak ada lagi siswa yang terpapar virus ini.
Meskipun sampai saat ini berhasil bebas Covid-19, namun adanya temuan di sekolah lain membuat dia dan guru-guru menjadi lebih waspada dan meningkatkan Protkes.
"Kalau di sekolah kami tekankan sekali Protkes ini. Alhamdulillah siswa sampai saat ini masih aman, dan belum ada yang terkonfirmasi kasus. Tentu kami berharap jangan sampai ada kasus," harapnya.
Langkah-langkah pencegahan lebih diutamakan ketika anak belajar tatap muka di sekolah.
Kendati demikian, pihaknya akan mengikuti kebijakan pemerintah jika nanti ada perubahan pola pembelajaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2009belajar-tatap-muka-di-batam1.jpg)