CORONA KEPRI
Pecah Rekor di 2022, Pasien Covid-19 Batam Tambah 78 Orang Dalam 2 Hari
Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi sebut dalam 2 hari terakhir, kasus covid-19 Batam tambah 78 orang dan tertinggi
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus covid-19 di Kota Batam, Provinsi Kepri kembali bertambah.
Dalam 2 hari ini saja, penambahan kasus covid-19 di Batam sudah mencapai 78 orang.
Itu bermula pada Sabtu (5/2/2022), kasus covid-19 di Batam bertambah 27 orang.
Lalu menyusul Minggu (6/2/2022), pasien covid-19 bertambah 51 orang.
Angka ini merupakan penambahan kasus harian tertinggi di Batam pada tahun 2022 ini alias pecah rekor.
"Ada penambahan 78 orang pasien Covid-19 di Kota Batam selama 2 hari ini," ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi.
Tak cuma penambahan kasus baru covid-19, pihaknya juga mencatat penambahan pasien sembuh Covid-19.
Ada enam orang sembuh pada Sabtu (5/2/2022), disusul tiga orang lagi sembuh covid-19 pada Minggu ini.
Baca juga: Pasien Covid-19 di RSKI Galang Hari Ini 183 Orang, Paling Banyak Dari Pekerja Migran
Baca juga: Paling Banyak Batam, Kasus Covid-19 di Kepri Bertambah Lagi, Natuna Kini Zona Kuning
Dengan begitu, tambahan pasien sembuh covid-19 di Batam sepanjang 2 hari ini berjumlah sembilan orang.
Saat ini kasus aktif covid-19 di Batam tercatat sebanyak 164 orang.
Sebanyak dua orang di antaranya menjalani isolasi mandiri di rumah dan 162 lainnya dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Batam dan Asrama Haji.
"Kasus aktif juga naik jadi 164 orang," ungkap Didi.
Kasus aktif tersebut berdasarkan domisili pasien tersebar di seluruh wilayah mainland di Batam.
Kasus tertinggi tercatat di Batam Kota dengan 49 kasus yang menjadikannya zona merah. Lalu Bengkong 20 kasus, Sekupang 20 kasus, Lubuk Baja 16 kasus serta Nongsa 14 kasus yang menjadikan ke empat wilayah ini berstatus zona orange.
Sementara itu zona kuning ada Batuaji dengan 10 kasus aktif, Sagulung 10 kasus aktif, Batu Ampar dan Seibeduk masing-masing sembilan kasus aktif.
"Dari 12 kecamatan di Batam hanya tiga kecamatan di hinterland yang masih zona hijau," ungkap Didi.
Didi mengingatkan agar masyarakat kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan, mengingat kasus penularan terus bertambah.
"Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," katanya.
Covid-19 di Kepri
Sebelumnya diberitakan, kasus covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali bertambah.
Data dari Satgas Covid-19 Kepri pada Sabtu, 5 Febuari 2022, ada sebanyak 37 orang terkonfirmasi.
Tambahan kasus itu ada di Kota Batam sebanyak 27 orang, dan Tanjungpinang 7 orang.
Dari tambahan data konfirmasi tersebut, kasus aktif covid-19 saat ini di Kepri sudah menjadi 179 orang.
Di antaranya Batam 116 orang, Tanjungpinang 47 orang, Bintan 7 orang, Karimun 5 orang, serta Natuna 4 orang.
"Tambahan pasien sembuh Covid-19 ada 8 orang. Batam ada 6 orang, Tanjungpinang 1 orang dan Natuna 1 orang," sebut Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri, Eko Sumbaryadi, Minggu (6/2/2022).
Untuk Natuna, saat ini masuk pada zona kuning, yang sebelumnya pada zona hijau covid-19.
"Zona hijau di Kepri ada di Lingga dan Anambas. Lainnya zona kuning," sebutnya.
Baca juga: Omicron Mengamuk, Beda Gejala Covid dan Flu, Ini 7 Tanda Seseorang Terjangkit Varian Baru
Baca juga: Covid-19 di Batam, Pasien Baru Tambah 27 Orang, 2 Kecamatan Berstatus Zona Merah
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengimbau khusus untuk Batam dan Tanjungpinang agar benar-benar memperhatikan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya menghindari penambahan kasus baru covid-19.
Imbauan Gubernur ini menyusul berfluktuasinya kasus covid-19 di Kepri, terutama terjadi di Batam dan Tanjungpinang.
"Agar pengawasan atau screening di setiap pintu masuk, baik yang ada di Batam maupun di Tanjungpinang agar diperketat. Kita harus awasi, disiplin masyarakat harus diperhatikan agar kasus covid-19 di Kepri bisa benar-benar kita tekan," ujar Gubernur, Kamis (3/2/2022).
Sehari sebelumnya, dalam upaya menanggapi kasus aktif terkonfirmasi positif covid-19 di Kepri yang berfluktuasi, Gubernur juga telah menggelar Rapat Koordinasi di Gedung Daerah, Tanjungpinang.
Rakor dengan melibatkan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Kepri serta Forkopimda.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menekankan untuk mengantisipasi melonjaknya kasus aktif ini dengan memperkuat tracing dan memberikan treatment yang baik.
"Tentu jangan lengah soal tracing, karena tracing sangat menentukan untuk mengetahui kontak erat yang terkonfirmasi positif. Kemudian pastikan treatment harus dilakukan dengan baik, karena jika tingkat kesembuhan tinggi, maka angka kasus aktif akan menurun" pesan Gubernur Ansar.
(Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing/endrakaputra)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1910kadinkes-batam1.jpg)