Rabu, 22 April 2026

BATAM TERKINI

Jaksa Panggil Kepsek dan Guru SMKN 1 Batam terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS

Kejaksaan Negeri Batam tengah mengusut kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS dan uang komite sekolah di SMKN 1 Batam. Kepsek dan guru sudah dipanggil

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Foto Kepala Kejaksaan Negeri Batam Polin Oktavianus Sitanggang 

Khususnya saat melakukan koordinasi dengan pejabat pemerintah dan perusahaan yang bekerja sama dengan SMKN 1 Batam.

Setiap ada tamu khususnya dari dinas yang datang, selalu dijemput menggunakan bus sekolah.

"Hal ini yang membuat kita berinisiatif untuk membeli mobil baru," kata Lea Lindrawijaya Suroso, Jumat (21/1/2022).

Ia melanjutkan, karena sekolah tidak memiliki pos anggaran untuk pembelian mobil pada tahun 2019, pihaknya berinisiatif membeli mobil menggunakan anggaran dari komite sekolah. Pembayarannya dicicil.

"Karena sekolah tidak bisa melakukan pembelian barang dengan cara dicicil, saya sebagai kepala sekolah membuat surat peryataan yang isinya bahwa pembelian mobil tersebut atas nama saya selama masa cicilan," ujarnya.

Meski dibeli atas nama kepala sekolah, Lea mengaku dalam surat pernyataan itu juga ditegaskan, bahwa mobil tersebut bukan miliknya. Melainkan milik SMKN 1 Batam. Posisinya hanya sebagai penanggungjawab.

"Hal ini sebagai pertanggungjawaban di saat ada pergeseran tugas, jadi kepsek yang baru tetap bertanggung jawab selama masa cicilan," kata Lea.

Lea juga menyampaikan, pembelian mobil Toyota Kijang Innova itu sudah atas persetujuan Ketua Komite SMKN 1 Batam Ruslan Kasbulatov.

Cicilan mobil tersebut rencananya akan berakhir pada bulan ini, Januari 2022.

"Setelah mobil lunas, maka akan dilakukan penyerahan ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, untuk didaftarkan sebagai aset SMKN 1 Batam," kata Lea.

Di tempat terpisah, Ketua Komite SMKN 1 Batam, Ruslan Kasbulatov menjelaskan, sebagai sekolah unggulan fasilitas sekolah sangat diperlukan.

Selain itu, pembelian mobil tersebut atas persetujuan Komite untuk pengembangan sekolah.

"Tidak mungkin sebagai sekolah unggulan tidak memiliki fasilitas yang memadai," katanya.

Ia melanjutkan, mengenai pembelian mobil Toyota Kijang Innova ini, juga sudah disampaikan ke Badan Pengawas Keuangan (BPK).

"Jadi dalam audit, kita sudah sampaikan. Yang jelas pembelian mobil tersebut untuk keperluan dan pengembangan sekolah," kata Ruslan. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved