Sabtu, 11 April 2026

BATAM TERKINI

Jaksa Panggil Kepsek dan Guru SMKN 1 Batam terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS

Kejaksaan Negeri Batam tengah mengusut kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS dan uang komite sekolah di SMKN 1 Batam. Kepsek dan guru sudah dipanggil

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang
Foto Kepala Kejaksaan Negeri Batam Polin Oktavianus Sitanggang 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan penyalahgunaan uang komite, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 1 Batam.

Salah satunya terkait pembelian mobil Toyota Kijang Innova menggunakan dana komite sekolah.

"Untuk dugaan penyalahgunaan anggaran yang terjadi di SMKN 1 Batam, kita usut pulbaket," kata Kepala Kejari Batam, Polin Oktavianus Sitanggang, Selasa (8/2/2022).

Polin menjelaskan, saat ini informasi mengenai penyalahgunaan anggaran di SMKN 1 Batam, sangat santer diberitakan di media massa.

"Ini yang sedang kita sidik," kata Polin.

Dia menjelaskan sampai saat ini sudah ada beberapa orang guru dari SMKN 1 Batam, yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Termasuk Kepala Sekolah.

"Kasus dugaan penyalagunaan anggaran yang kita usut di antaranya penggunaan dana Komite dan juga penggunaan dana BOS," kata Polin.

Polin mengatakan sebagai instansi pemerintah, seluruh biaya yang dikeluarkan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.

Baca juga: Korupsi SMAN 1 Batam, eks Kepsek Bawa Keluarga hingga Guru Liburan ke Malaysia

Baca juga: Siswa SMKN 1 Batam Kembali Belajar Daring, Cegah Klaster Baru Covid-19 di Sekolah

"Ini yang kita tindak lanjuti. Kita masih terus bekerja," kata Polin.

Selain terkait pembelian mobil Totoya Kijang Innova lain, dugaan lainnya mengenai indikasi penggunaan dana BOS, saat beberapa guru dari SMKN 1 Batam, jalan-jalan ke Turki.

Kepsek Buka Suara

Sebelumnya diberitakan, Kepala SMKN 1 Batam Lea Lindrawijaya Suroso buka suara terkait pembelian mobil menggunakan dana komite sekolah atas nama pribadi.

Ia mengakui pada 2019 lalu, SMKN 1 Batam membeli satu unit mobil Toyota Kijang Innova dari dana komite.

Pembelian mobil dimaksud sebagai sarana penunjang sekolah.

Pasalnya SMKN 1 Batam sebagai salah satu sekolah unggulan di Kepri, tidak memiliki mobil pribadi untuk keperluan pengembangan sekolah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved