Anambas-Natuna Waspadai Gelombang Tinggi, Daftar 30 Daerah Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau adanya potensi peningkatan curah hujan periode sepekan ke depan di sebagian besar wilayah
27. Sulawesi Tenggara
28. Maluku Utara
29. Maluku
30. Papua Barat
Menurut BMKG, curah hujan tinggi terjadi dipicu peningkatan aktivitas dinamika atmosfer, seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) dan fenomena gelombang atmosfer, yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG memantau pertumbuhan bibit siklon tropis 93, yang terbentuk di sekitar Samudra Hindia sebelah barat daya Banten.
"Tepatnya di 13,8 derajat LS dan 105,5 derajat BT, dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 30 knot (56 km/jam) dan tekanan udara minimum di sekitar pusat sistem mencapai 100 hPa," kata Guswanto, Selasa (8/2/2022).
Dilansir dari kompas.com, ia menambahkan, sistem bibit siklon 93S bergerak ke arah selatan menjauhi wilayah Indonesia.
Dalam periode 24 jam ke depan, bibit siklon ini masih berada pada kategori sedang untuk menjadi sistem siklon tropis.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Batam, BMKG Sebut Sejumlah Daerah Ini Berpotensi Hujan
Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Kapal Angkut Ikan Natuna Tenggelam Dihantam Gelombang
"Suatu kriteria bahwa bibit siklon dapat dikatakan meningkat menjadi siklon tropis adalah apabila kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai minimal 35 knot (65 km/jam)," kata Guswanto menjelaskan potensi cuaca ekstrem hujan lebat karena dampak siklon tropis.
Keberadaan bibit siklon tropis 93S tersebut, lanjut Guswanto, dapat membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
BMKG memberikan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta gelombang tinggi.
Kemunculan bibit siklon ini turut berdampak pada gelombang tinggi di perairan-perairan Indonesia dari 2,5 meter hingga 7 meter.
2,5-4 meter