Selasa, 12 Mei 2026

BATAM TERKINI

Terkait Kasus PHK, Manajemen Ondos Hotel Mangkir dari Panggilan Disnaker Batam, Ini Alasannya

Manajemen Ondos Hotel, Batam mangkir dari panggilan Tripartit yang dilayangkan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Mantan pekerja Ondos hotel Doharjo Sihombing yang mengadukan pemecatan dirinya oleh hotel tempatnya bekerja. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Manajemen Ondos Hotel, yang berada di jalan Tengku Sulung, Taman Raya Batam Kota, mangkir dari panggilan Tripartit yang dilayangkan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)

Pemanggilan itu terkait kasus pemutusan hubungan kerja karyawan yang dilakukan terhadap Doharjo Sihombing bagian engineering di hotel tersebut.

Rapat rripartit yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB, tersebut tidak dihadiri oleh pihak perusahaan.

Pekerja Ondos Hotel Doharjo Sihombing, saat ditemui di Disnaker Kota Batam, menjelaskan dirinya mengajukan Tripartit, karena sudah dua kali mengajukan Bipartit.

Namun tidak ada titik temu yang didapatkan dirinya mengenai masalah yang menimpanya.

Doharjo mengaku dipecat dari Ondos Hotel, Senin 10 Januari 2022, karena masalah sepele.

"Kebetulan sehari sebelumnya yakni pada 9 Januari 2022, tepatnya hari Minggu saya disuruh masuk kerja oleh pihak hotel, sementara saat itu saya sedang ibadah. Dan selama kerja di Ondos Hotel libur kerja saya hari Minggu," kata Doharjo.

Dia mengatakan, pada hari Minggu tersebut, dirinya dihubungi manager hotel melalui WhatsApp yakni Natalin Kristina dan dipaksa masuk.

Baca juga: JADWAL, Lokasi dan Cara Daftar Vaksin Booster di Batam oleh Apindo Kepri

Baca juga: DAFTAR 7 Lokasi Penerima Uang Tunai dan Beras dari Pikori BP Batam

"Saya sudah jawab, posisi saya lagi ibadah. Tapi manager (Natalin kristina, red), tetap memaksa masuk. Dalam chatingan itu juga saya diancam akan dipecat kalau tidak masuk," kata Doharjo.

Setelah chatingan tersebut, Doharjo mengaku langsung diblokir dan dikeluarkan dari semua whatsapp group Hotel.

"Kebetulan di Ondos hotel itu kami punya group, yakni Team Ondos dan HK team Ondos. Jadi saya dikeluarkan dari semua group tersebut," kata Doharjo.

Doharjo mengatakan meski dirinya dikeluarkan dari group pada Minggu (9/1/2022), dirinya tetap datang bekerja pada Senin (10/2/2022).

"Setelah sampai di lobi hotel, saya absen. Saat itu Natalin datang dan mengusir saya, dan memberikan surat memo internal pemutusan hubungan kerja," kata Doharjo.

Doharjo mengaku bekerja di Ondos Hotel, sejak hotel tersebut berdiri.

"Awalnya saya yang memasang instalasi listrik hotel tersebut, setelah hotel jadi saya diangkat sebagai engineering," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved