Cara Deteksi & Mengobati Gejala Omicron pada Balita, Varian Terbaru Covid-19 Banyak Serang Anak-anak
Anak-anak dan balita turut menjadi korban meninggal akibat Covid-19 Omicron. Sebanyak 37 (tiga persen) anak usia 1-5 tahun meninggal akibat varian itu
TRIBUNBATAM.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, lonjakan kasus Covid-19 karena varian baru virus corona Omicron.
Kemenkes juga mencatat sudah ada 1.090 pasien meninggal di masa varian Omicron mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia hingga tanggal 13 Februari 2022.
Dari data 1.090 pasien Covid-19 yang meninggal hingga 13 Februari 2022, 68 persen di antaranya belum divaksinasi lengkap, 76 persen usianya lebih dari 45 tahun, 49 persen masuk golongan lanjut usia, dan 48 persen memiliki komorbid.
Selain itu, anak-anak dan balita juga turut menjadi korban meninggal akibat Covid-19 Omicron.
Sebanyak 37 (tiga persen) anak usia 1-5 tahun meninggal akibat Covid-19 Omicron.
Melansir Verywell Health, Maya Ramagopal, MD, profesor pediatri di Rutgers-Robert Wood Johnson Medical School mengatakan, gejala Covid-19 Omicron pada anak-anak balita dapat serupa dengan yang dialami oleh orang dewasa.
Kabar baiknya, gejala Covid-19 Omicron anak balita relatif ringan bagi kebanyakan orang.
Baca juga: Ibu kota Kepri Deteksi Varian Omicron, Kadinkes: Penularannya Lebih Cepat Dibanding Delta
Baca juga: Omicron Masih Mengamuk, SIMAK 6 Tempat Paling Berisiko Tertular Virus Corona Baru Menurut WHO
Meski pada kasus tertentu, gejala Covid-19 Omicron yang parah tetap mungkin terjadi, terutama bagi orang yang belum divaksin dan pasien dengan komorbid.
Adapun gejala varian Omicron yang paling umum adalah:
- Pilek
- Sakit kepala
- Demam
- Kelelahan
- Sakit tenggorokan
Daniel S. Ganjian, MD, FAAP, dokter anak di Pusat Kesehatan Providence Saint John, California, mengatakan bahwa ia belum melihat banyak kasus anak-anak yang terinfeksi Covid-19 Omicron dengan gejala kehilangan indera perasa dan penciuman seperti gejala varian lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/petugas-memakamkan-jenazah-kasus-covid-19-di-tpu-pondok-ranggon-jakarta-minggu-2642020.jpg)