CORONA KEPRI
Ibu kota Kepri Deteksi Varian Omicron, Kadinkes: Penularannya Lebih Cepat Dibanding Delta
Kadinkes mengungkap kondisi terkini covid-19 varian Omicron di ibu kota Kepri. Penularanna lebih cepat dibanding varian Delta.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang mendeteksi covid-19 varian Omicron.
Setidaknya terdapat 13 probable omicron di ibu kota Kepri berdasarkan hasil pemeriksaan tes PCR S-Gene Target Failure atau SGTF di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam.
Hingga Senin (14/2/2022) kasus aktif tercatat 163 kasus dengan 33 persen diantaranya tidak bergejala, 95 persen penderita sudah divaksin baik dosis 2 maupun dosis 3.
Sedangkan, untuk kasus kematian tercatat 2 kasus.
Kasus kematian pertama terjadi di tanggal 31 Januari dan kasus kedua pada 13 Februari kemarin.
Kedua kasus kematian ini adalah lansia dan mempunyai riwayat komorbid yaitu penyakit jantung dan stroke.
Baca juga: Omicron Masih Mengamuk, SIMAK 6 Tempat Paling Berisiko Tertular Virus Corona Baru Menurut WHO
Baca juga: SEMUA Wilayah Mainland Batam Zona Merah Covid-19, Omicron Tembus 280 Kasus
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes, PP, dan KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengungkap jika tingkat penularan virus Covid-19 varian Omicron lebih cepat daripada varian delta.
Peningkatan kasus di Tanjungpinang, lanjut Sandri, terjadi pada Januari dan Februari.
"Dalam technical brief WHO, omicron memang tingkat penularannya lebih cepat dibanding varian delta," ucap Sandri, Selasa (15/2/2022).
Meski penularannya lebih cepat. Namun, kegawatan kasusnya tidak lebih parah dari varian lainnya dan risiko perawatan pasien omicron di rumah sakit lebih rendah dibanding dengan varian delta.
Karena penularannya yang cepat, sehingga perlu kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan (prokes), terutama menggunakan masker.
Selain itu, melakukan vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Namun, Sandri meminta masyarakat tidak panik terhadap penyebaran virus varian omicron ini.
"Intinya, peningkatan kasus ini harus disikapi dengan tetap disiplin prokes, utamanya masker. Vaksinasi booster juga mesti dilakukan agar daya tahan tubuh tetap terjaga," tambah dia.
AWASI Perayaan Valentine
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, sebelumnya mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun di tengah peningkatan kasus covid-19 di Tanjungpinang saat ini.
Baca juga: 5 Cara agar Tak Mudah Tertular Omicron Selain Menerapkan Protokol Kesehatan
Baca juga: 90 PMI Probable Omicron Dirawat di RSKI Galang Batam, Masih Tunggu Hasil Swab Test Akhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-ungkap-kondisi-covid-19-varian-omicron-di-tanjungpinang.jpg)