Minggu, 12 April 2026

BATAM TERKINI

Hamili Siswi SMP di Batam hingga Melahirkan, Rian Ditangkap Polisi di Batu Ampar

Rian, pelaku pencabulan terhadap Bunga (15), siswi SMP di Batam hingga hamil dan melahirkan, ditangkap polisi Kamis (17/2) di indekos area Batu Ampar

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
internet
Hamili Siswi SMP di Batam hingga Melahirkan, Rian Ditangkap Polisi di Batu Ampar. Foto ilustrasi pencabulan 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pelarian Rian (18), pelaku pencabulan terhadap Bunga (15), siswi SMP di Batam hingga hamil dan melahirkan, berakhir.

Rian ditangkap Opsnal Unit Reskrim Polsek Sekupang, Kamis (17/2/2022) di sebuah indekos di kawasan Batu Ampar.

Saat ditangkap di sebuah kamar indekos, pelaku saat itu tengah bersama teman wanitanya dan beberapa pria.

Dengan cepat dan sigap, polisi menangkap Rian dan membawanya ke Mapolsek Sekupang. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan tim penyidik

Dari pantauan TribunBatam.id, dengan wajah lesu, Rian hanya duduk pasrah saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardana membenarkan penangkapan pelaku.

“Iya, sudah diamankan. Akan kita prescon nanti,” ujarnya.

Sebelumnya, Rian sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Dia diburu sejak keluarga korban melaporkan kejadian anaknya melahirkan pada Januari 2022 lalu.

Baca juga: Korban Hamil dan Melahirkan, Pelaku Tindak Asusila terhadap Siswi SMP di Batam Belum Tertangkap

Baca juga: Siswi SMP di Batam Melahirkan Bayi, Keluarga Berang dan Pilih Lapor Polisi

Keluarga Ungkap Kronologi Perkenalan Korban dan Pelaku

Sebelumnya diberitakan, masa puber berujung celaka. Mungkin itulah yang kini dialami seorang siswi SMP di Batam, sebut saja Bunga (15).

Akibat perkenalannya dengan seorang pemuda, mengantarkan siswi kelas 3 SMP di Batam itu ke perbuatan mesum hingga hamil dan berujung melahirkan.

Mirisnya, sang pemuda yang sudah menodai remaja ini tak diketahui keberadaannya saat ini. Dari korban pun mengaku baru mengenal pemuda tersebut.

Berdasarkan pengakuan korban kepada keluarganya, perkenalannya dengan pemuda itu hanya lewat teman-temannya satu sekolah.

Saat itu korban pulang sekolah dan dikenalkan temannya dengan pelaku yang diketahui sebagai siswa SMA.

Dari perkenalan itu berlanjut tukar kontak telepon.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved