Breaking News:

BP BATAM

BP Batam Wujudkan Batam Jadi Hub Logistik Internasional Lewat Pelabuhan dan Bandara

Kepala BP Batam Muhammad Rudi sebut, Pelabuhan Batu Ampar akan dijadikan hub logistik. Begitu pun dengan Bandara Hang Nadim

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Dewi Haryati
Ist
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa kesiapan Batam sebagai hub logistik internasional, melalui infrastruktur pelabuhan dan bandara.

Pelabuhan Batu Ampar termasuk salah satu pelabuhan yang difokuskan untuk menampung kegiatan bongkar muat, baik untuk kegiatan logisitik dalam mau pun luar negeri.

Berbagai proyek revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kontainer yang dapat ditampung Pelabuhan Batu Ampar.

Selama tahun 2021, produksi kontainer yang masuk melalui Pelabuhan Batu Ampar mencapai 622.000 TEUs.

"Ini akan kita jadikan hub logistik. Jadi, tidak hanya kontainer untuk industri di Batam saja, tetapi bisa menjadi tempat persinggahan kontainer-kontainer luar negeri," ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, baru-baru ini.

Selain pelabuhan, Bandara Internasional Hang Nadim juga tengah direvitalisasi. Itu melalui kerja sama antara BP Batam dengan konsorsium PT Angkasa Pura I - Incheon International Airport Corporation (IIAC) - PT Wijaya Karya Tbk. (Persero). Kerja sama ini ditandatangani pada 21 Desember 2021.

Konsesi dilaksanakan selama 25 tahun dengan ruang lingkup pengerjaan berupa renovasi, pengelolaan dan pemeliharaan terminal penumpang existing; pembangunan, pengelolaan, pemeliharaan terminal penumpang baru (terminal 2); pembangunan pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur sisi darat lainnya, infrastruktur sisi udara, dan pengelolaan terminal kargo baru.

Muhammad Rudi berharap, investasi senilai Rp 6,9 triliun ini dapat mendukung Batam sebagai hub logistic, serta memberikan multiplier effect secara langsung kepada sektor-sektor lain yang dapat memacu daya saing Batam.

Baca juga: Siapkan KEK Kesehatan, BP Batam Kembangkan Objek Wisata, Edukasi dan Kesehatan

Baca juga: Dorong Kegiatan Industri, BP Batam Benahi Infrastruktur di Sekitar Pelabuhan Batu Ampar

"Harapannya juga akan dibuka 11 rute internasional baru, efisiensi dalam hal pengelolaan pergerakan barang dan penumpang, menumbuhkan industri dan menggeliatkan ekonomi Batam," ujar Rudi.

Posisi Bandara Hang Nadim yang sangat strategis berada di jalur lalu lintas internasional Selat Malaka dan Asia Tenggara, serta berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri, membuat Bandara Hang Nadim diyakini dapat menjadi hub destinasi penerbangan dan logistik, baik di wilayah domestik maupun internasional.

Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam sebagai hub kargo internasional dilakukan dengan upaya menarik trafik kargo dari Amerika dan Eropa agar dapat transit di Batam, untuk kemudian melanjutkan penerbangan ke Australia.

Selain itu, Bandara Hang Nadim Batam juga dapat menjadi alternatif transit bagi maskapai-maskapai nasional yang akan mengeksplorasi pengoperasian rute khusus kargo dari dan ke China, Jepang, India, Timur Tengah, tanpa harus ke Singapura.

Sementara itu, untuk hub kargo domestik, peran Angkasa Pura I ditopang melalui anak perusahaan yaitu PT Angkasa Pura Logistik akan menjadikan Bandara Hang Nadim sebagai hub kargo untuk rute Sumatera, Jawa, dan wilayah timur Indonesia seperti Balikpapan, Makassar, dan lainnya.

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved