Sabtu, 9 Mei 2026

PERANG RUSIA VS UKRAINA

Rusia Makin Garang Gempur Ukraina, Amerika Serikat dan Inggris Siapkan Sanksi

Amerika Serikat dan Inggris dibuat gusar dengan sikap Rusia yang makin garang menggempur Ukraina.

Tayang:
TribunBatam.id via AFP
Prajurit Pasukan Militer Ukraina berjalan di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia di dekat Novohnativka, wilayah Donetsk pada 20 Februari 2022. 

Sanksi juga akan dikenakan pada elit Rusia dan anggota keluarga mereka mulai Rabu.

Meski demikian, Rusia nampaknya tak bergeming dengan sikap barat dan sekutunya.

Rusia melakukan pengerahan pasukan ke dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur setelah mengakui mereka merdeka pada Senin, mempercepat krisis yang dikhawatirkan Barat dapat memicu perang besar.

Melansir Reuters, Selasa (22/2/2022), seorang saksi mata Reuters melihat tank dan perangkat militer lainnya bergerak melalui kota Donetsk yang dikuasai separatis setelah Putin secara resmi mengakui wilayah yang memisahkan diri dan memerintahkan pengerahan pasukan Rusia untuk 'menjaga perdamaian'.

"Anda dapat menyimpulkan bahwa invasi ke Ukraina telah dimulai. Rusia, Presiden Putin, telah memutuskan untuk menyerang kedaulatan Ukraina dan integritas teritorialnya. Kami akan memberlakukan sanksi seperti yang kami katakan akan selalu kami lakukan," kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid kepada Sky News.

Baca juga: Tiongkok Protes Keras! Amerika Serikat, Jepang Jalin Kerja Sama Militer, China Gandeng Rusia

Baca juga: China Punya Matahari Buatan Catat Rekor Baru, Rusia Sebelumnya Kasih Sinyal

Apa yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina ini bahkan disebut Perdana Menteri (PM) Inggris sebagai invasi.

PM Boris Johnson pun langsung memimpin pertemuan tanggap darurat pemerintah atas krisis Ukraina.

Inggris telah mengancam akan memotong akses perusahaan Rusia ke dolar AS dan pound Inggris, menghalangi mereka dari meningkatkan modal di London dan untuk mengekspos apa yang disebut Johnson sebagai 'boneka Rusia' properti dan kepemilikan perusahaan.

Inggris belum menjelaskan siapa yang akan terkena sanksi, tetapi telah berjanji bahwa tidak akan ada tempat bagi oligarki Rusia untuk bersembunyi.

Boris Johnson mengatakan target dapat mencakup bank-bank Rusia.

Javid mengatakan sanksi akan diumumkan dalam sebuah pernyataan kepada parlemen oleh Johnson.

"Saya yakin bahwa kami akan membuat sanksi itu dengan target mungkin kepada orang-orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional ini," kata Javid.(TribunBatam.id) (Tribunnews.com/Hendra Gunawan/Tiara Shelavie)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Rusia

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved