Minggu, 19 April 2026

DISKOMINFO LINGGA

Wabup Lingga Lirik Wisata Sunset di Desa Sungai Buluh, Neko: Pantai yang Indah

Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy memuji keindahan Pantai Sunset di Desa Sungai Buluh. Khususnya untuk menikmati matahari terbenam di sore hari

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Wisata Pantai Sunset di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri. Pantai ini dilirik Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy melirik wisata Pantai Sunset di Kampung Pana, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat. 

Menurutnya, Pantai Sunset merupakan pantai yang indah untuk menikmati matahari terbenam di sore hari.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pada malam penutupan MTQ Kecamatan Singkep Barat, Selasa (1/3/2022) malam.

Meski masih baru, Pantai Sunset di Kampung Pana ramai didatangi para pengunjung, baik warga lokal maupun luar wilayah.

Terlebih lagi di waktu akhir pekan dan hari libur.

Pengunjung akan disuguhi dengan keindahan matahari terbenam, yang tepat menghadap arah pantai saat sore hari.

Selain itu, warga khususnya anak-anak di sana banyak menghabiskan waktu dengan berenang.

Karena ombak laut yang tenang, orang tua tak khawatir untuk membawa anak-anak mereka mandi air laut di sana.

Baca juga: Staf Ahli Kemenparekraf Lirik Potensi Wisata di Lingga, Tapi Ada Catatannya

Baca juga: Hadiri Isra Miraj Masjid Jami Sultan Lingga, Ini Pesan Bupati Muhammad Nizar untuk Umat Muslim

Tidak hanya itu, pengunjung juga dikelilingi dengan keindahan pohon mangrove yang berada di tepian pantai.

"Saya juga ingin memperkenalkan bahwa di Desa Sungai Buluh, tepatnya di Kampung Pana ada pantai yang indah, bisa menikmati matahari terbenam," ungkap Neko.

Neko menilai, potensi wisata di Kampung Pana sangat bagus dan bisa menjadi daya tarik banyak pengunjung.

Meski begitu, Pantai Sunset ini hanya difasilitasi beberapa sarana yang dibangun dari hasil swadaya warga setempat.

Seperti tempat swafoto hingga pondok yang dibangun oleh warga di sana.

Untuk masuk ke pantai ini, para pengunjung tidak dikenakan biaya sepeser pun.

Pengunjung juga bisa menikmati makan dan minum, yang bisa dipesan dari warga yang membuka warung di sana.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved