Kamis, 11 Juni 2026

BATAM TERKINI

Kerap Demo hingga Blokade Jalanan, Pengungsi Afganistan Diminta Pindah ke Ex Camp Vietnam

AMPB Batam mendesak Pemerintah Kota Batam agar segera memindahkan tempat pengungsian Afganistan ke Camp Vietnam. Mereka juga inta UNHCR bertindak.

Tayang:
ISTIMEWA
Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) Batam mendesak Pemerintah Kota Batam agar segera memindahkan tempat pengungsian Afganistan ke Camp Vietnam, Barelang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.idAliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) Batam mendesak Pemerintah Kota Batam agar segera memindahkan tempat pengungsian Afganistan ke Camp Vietnam, Barelang.

Mereka menilai pengungsi Afganistan belakangan ini sering melakukan unjuk rasa yang mana membuat resah sebagian warga Batam.

"Mereka sering melakukan unjuk rasa. Dan itu dilakukan di jalanan serta tempat keramaian sehingga sangat menggangu aktivitas masyarakat," sebut Koordinator AMPB Batam, Arba Udin saat mendatangi pengungsi para imigran di Hotel Kolekta Batam, Rabu (2/3/2022).

Pria yang akrab disapa Udin Pelor tersebut juga mengaku jika aspirasi mereka ini tidak ditanggapi maka mereka akan turun lagi untuk melakukan demo dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

Rutinnya para Imigran itu melakukan aksi unjuk rasa dengan cara turun ke jalan dan juga memblokade salah satu perumahan mewah yang ada di Kota Batam, menjadi alasan pihaknya untuk mendatangi tempat pengungsi para Imigra.

Juga untuk mendesak Pemerintah Kota Batam agar segera memindahkan tempat pengungsian Afganistan tersebut.

"Maksud dan tujuan dari kedatangan kami kesini adalah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap Pemerintah Kota Batam dalam hal menangani para pengungsi Imigran yang kami nilai sudah sangat meresahkan ini," ungkapnya.

Baca juga: Umat Hindu Pura Agung Amerta Bhuana Batam Gelar Upacara Tawur Kesanga Jelang Nyepi

Baca juga: Bupati Natuna Buka Musrenbang Kecamatan Pulau Tiga, Janji Bangun Puskesmas Tahun Ini

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah agar segera merelokasi pengungsi ketempat yang semestinya yaitu Community House khusus pengungsi, karena Hotel Kolekta dan Sekupang yang mereka tempati bukan peruntukan pengungsi.

"Kalau bisa mereka ditempatkan di suatu tempat yang mudah untuk diawasi, contohnya di Camp Vietnam, Barelang," harapnya.

Point penting yang kedua, meminta kepada UNHCR untuk segera bertindak dan jangan hanya diam melihat situasi seperti ini.

UNHCR jangan hanya berkantor di Tanjungpinang saja, seolah-olah tidak peduli dengan keadaan ini.

"Karena semua pengungsi atas rekomendasi UNHCR. Makanya kami minta mereka turun ke Batam," tegasnya.

Kesimpulannya, massa meminta Pemko Batam untuk mengambil tidakan yang tegas terhadap para pengungsi.

Jika permohonan ini tidak diindahkan oleh pemerintah, pihaknya berjanji akan melakukan aksi unjuk rasa kembali dengan jumlah massa lebih besar dari sekarang.

Selanjutnya, pihak massa dari AMPB melakukan pertemuan dengan perwakilan para pengungsi Afganistan, Ali yang dilakukan di Ruang Kelas Hotel Kolekta.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved