BATAM TERKINI

LINK Jemput Sampah Gratis di Batam Lewat Program Pilah Sampah Dinas Lingkungan Hidup

Dinas Lingkungan Hidup dan TP-PKK Batam menyosialisasikan program pilah sampah. Bagi warga yang punya sampah sudah dipilah bisa minta jemput gratis.

ISTIMEWA
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam kembali menggelar sosialisasi pilah sampah di Tiban Lama Sekupang, Selasa (8/3/2022) sore.  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam kembali menggelar sosialisasi pilah sampah di Tiban Lama Sekupang, Selasa (8/3/2022) sore. 

Peserta yang didominasi ibu-ibu sangat antusias mengikuti sosialisasi.

Agar sosialisasi efektif, pihak DLH dan TP PKK menyisipkan sesi diskusi yang tentu saja dapat menambah wawasan peserta seputar pilah sampah dan manfaatnya.

"Kita gelar Senin dan Selasa kemarin. Antusias ibu-ibu sangat bagus sekali, mereka semangat mendengarkan," ujar Kepala DLH Kota Batam Herman Rozie.

Pihaknya terus memassalkan kegiatan yang sudah  dicanangkan sejak tahun lalu bersama Ketua TP PKK yang juga Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina.

Menurutnya, kegiatan serupa akan digelar bergiliran di setiap kelurahan se-Kota Batam.

"DLH bersama TP PKK terus gencar melaksanakan sosialisasi ini," kata Herman.

Seiring intensifnya kegiatan digelar, ia berharap pilah sampah menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat Batam.

Selain ikut dalam upaya menciptakan Batam yang bersih, kegiatan ini juga mendatangkan manfaat ekonomi  bagi masyarakat.

Baca juga: SEBELUM Terbang, Calon Penumpang di Bandara Hang Nadim Diminta Cek Status Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: JUMLAH Pasien Covid-19 di RSKI Galang Batam Tambah 72 Pasien, Kini Rawat 394 Orang

"Kita berharap nanti pilah sampah dari rumah ini sudah menjadi kebiasaan atau habbit masyarakat Kota Batam.  Kebiasaan yang membudaya sehingga Batam suatu saat betul-betul bebas sampah," katanya.

Kegiatan ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuat sampah menjadi bernilai ekonomis.

Sementara itu Fungsional Penyuluh Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Rida mengatakan kegiatan pilah sampah ini merupakan upaya pengurangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Meskipun belum banyak dampaknya, namun kegiatan yang bernilai ekonomis ini bisa dimassifkan ke depannya.

"Baru sekitar 0,7 persen pengurangan sampah dari kegiatan ini,  tapi itu hanya yang dari bank sampah belum termasuk pemulung, lapak, dan pengepul," katanya.

Untuk kelompok masyarakat yang selama ini terdata sekitar 300 lebih kelompok.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved