BATAM TERKINI
Walikota Minta Izin ke Menko Buka Seluruh Pelabuhan Internasional di Batam
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan, Batam siap memberlakukan kebijakan Pemberlakuan bebas karantina untuk wisman.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menegaskan, Batam siap memberlakukan kebijakan Pemberlakuan bebas karantina untuk para wisman yang datang.
"Kita siap memberlakukannya. Hanya saja kita perketat," kata Rudi, Rabu (9/3/2022).
Rudi tampak meyakini wisman yang masuk ke Batam sudah bebas dari Covid-19.
Lantaran di negara asalnya wisman sudah melakukan tes PCR sebelum berangkat.
"Mereka (wisman) itu udah di tes di Pelabuhan," ujarnya.
Diakuinya persyaratan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Batam dari luar negeri masih wajib tes PCR.
Sampai saat ini Pelabuhan yang digunakan masih Nongsa Pura.
Lantaran pelabuhan yang lainnya belum siap.
Baca juga: DAFTAR 5 Nama DPRD Kota Batam Ditunjuk sebagai Badan Kehormatan Baru
Baca juga: REAKSI Korban Kebakaran di Kampung Seraya saat Terima Bantuan dari Bhayangkari Polsek Batu Ampar
Menanggapi hal ini, Rudi juga sudah menyurati Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta seluruh Pelabuhan Internasional dibuka.
Sehingga pelabuhan lainnya bisa kembali beroperasional.
"Seluruh pelabuhan kita buka harus seizin beliau," katanya.
Bahkan, kata dia, beberapa waktu yang lalu, Rudi sudah menggelar rapat bersama seluruh manajemen pelabuhan agar mempersiapkan diri untuk operasional.
Pihaknya tinggal menyiapkan alat tes PCR cepat.
Agar wisman yang datang, bisa langsung PCR di Pelabuhan dan tak perlu menunggu terlalu lama.
Selain itu, sistemnya juga akan diketahui dimana Wisman tersebut menginap di Batam.
"Mereka tinggal menunggu hasilnya di hotel saja. Tak boleh keluar dari penginapan kalau hasilnya belum keluar. Di luar negeri sudah melaksanakan itu. Kita akan ikuti," tegas Rudi.
Sebelumnya diberitakan kota Batam siap menyambut uji coba pembebasan karantina untuk wisatawan mancanegara atau turis mulai 14 Maret 2022 di Bali, Batam, dan Bintan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
"Kebijakan ini diambil bukan kebijakan serta merta. Tentu berdasakan kebijakan yang cermat," ujarnya saat berada di Kantor DPRD Kota Batam.
Menurutnya apabila kebijakan bebas karantina ini berjalan, akan mendongkrak ekonomi dan berkontribusi positif terhadap APBD Kota Batam. Komponen yang bersentuhan terhadap pariwisata ini adalah pajak hotel dan restoran.
"Kalau sektor pariwisata bergerak, otomatis tingkat hunian akan tinggi dan akan ada pajak 10 persen terhadap PAD. Nah mereka juga makan direstoran, setiap makan 10 persen. Masuk melalui tapping box sehingga real time," papar Amsakar. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03032022kepala-bp-batam-hm-rudi.jpg)