Breaking News:

BATAM TERKINI

Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Batam Tersisa 56 Orang, Tiga Kecamatan Zero Kasus

Jumlah kasus aktif covid-19 di Batam saat ini terus menurun. Kini kasus aktif tersisa 56 orang dan 3 kecamatan bebas covid-19 karena kasusnya nol.

FREEPIK.COM
Jumlah kasus aktif covid-19 di Batam saat ini terus menurun. Kini kasus aktif tersisa 56 orang dan 3 kecamatan bebas covid-19 karena kasusnya nol. Ilustrasi covid-19. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus aktif Covid-19 di Batam terpantau menurun, hingga Kamis (24/3/2022).

Wilayah di sekitar Kota Batam pun kini didominasi zona kuning dan hijau.

Saat ini, sudah ada tiga kecamatan yang bebas dari Covid-19, yaitu Batuampar, Bulang, dan Belakangpadang.

Sementara itu, 8 kecamatan lainnya berzona kuning, yaitu Bengkong dengan 9 kasus aktif, Sekupang dengan 7 kasus, Nongsa 5 kasus, Sagulung 5 kasus, Sei Beduk 4 kasus, Batuaji 3 kasus, Lubukbaja 1 kasus, dan Galang 1 kasus.

"Kecamatan Batam Kota masih jadi satu-satunya wilayah berzona merah, dengan 21 kasus aktif," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi.

Pada Kamis (24/3/2022) ini, jumlah kasus aktif di Batam mencapai 56 orang, yang mana, total kasus positif di Batam terakumulasi berjumlah 30.907 orang, dengan 902 orang meninggal dunia.

Perkembangan grafik kasus harian pun masih terpantau melandai sejak memuncak di tanggal 24 Februari 2022 lalu. Selama bulan Maret ini, jumlah penambahan kasus pun mencapai 1.265 kasus.

"Paling banyak pasien isolasi mandiri, berjumlah 34 orang, lainnya dirawat di rumah sakit maupun sedang dalam proses evakuasi," tambah Didi.

Baca juga: TERUNGKAP! Ini Penyebab Minyak Goreng Curah Susah Ditemukan di Batam Padahal Stok Ribuan Ton

Baca juga: Banyak Tutup, Penyertaan Modal Pemerintah di Sejumlah BUMD Mulai Dievaluasi

BNPB Gesa Vaksinasi Booster

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan, penanganan Covid-19 di Kota Batam dan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berbeda dengan kawasan lainnya di Indonesia.

"Sengaja kami datang ke Batam untuk memastikan bahwa beberapa saat ini, khususnya Batam dan Bintan dilakukan pengecualian dalam penanganan Covid-19, yaitu pemberlakuan sistem bubble," ujar Suharyanto, Kamis (24/3/2022).

Sistem Bubble ini maksudnya adalah beberapa waktu yang lalu wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke wilayah Batam dan Bintan tak dilakukan karantina.

Namun sekarang, seluruh wilayah Indonesia tak lagi ditetapkan adanya karantina.

Dengan adanya 2 kebijakan sistem bubble dan tanpa karantina tentunya akan lebih terbuka lagi, khususnya dalam kunjungan wisman dalam pemulihan ekonomi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved