Breaking News:

Singapura Malaysia Buka Perbatasan, Pelaku Pariwisata Batam Bersiap Tangkap Momen

Ketua Nongsa Sensation Andy Fong sebut, pihaknya akan melakukan perencanaan secara baik untuk menangkap momen dibukanya perbatasan Singapura Malaysia

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
Roslan RAHMAN / AFP
Singapura Malaysia Buka Perbatasan, Pelaku Pariwisata Batam Bersiap Tangkap Momen. Foto warga berjalan melewati patung Merlion di Singapura pada 24 Maret 2022. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pada 1 April 2022 mendatang, Pemerintah Singapura dan Malaysia membuka kembali perbatasannya untuk semua pelancong yang sudah mendapat vaksinasi penuh.

Sebelumnya, Pemerintah Singapura juga telah membuka perbatasannya bagi para pelancong melalui vaccinated travel lane (VTL), namun kuotanya dibatasi. Ke depan, kuotanya tidak dibatasi.

Ketua Nongsa Sensation, Andy Fong mengatakan, terkait rencana ini pihaknya sudah mulai bersiap lagi dengan kebijakan baru tersebut.

Ia menyebutkan pada pertengahan April mendatang, pihaknya akan melakukan perencanaan dengan baik, agar pelayaran dari Johor- Batam maupun sebaliknya dapat beroperasi.

Sehingga kapal ferry bisa terisi penuh dan wisatawan mancanegara (wisman) juga berdatangan ke Batam.

"Momen ini penting, supaya kita tangkap terlebih dahulu,” kata Andy.

Sementara itu, Surat Edaran (SE) Kepala Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional Nomor 13 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) Khusus Pintu Masuk Bali, Batam, dan Bintan dalam Masa Pandemi Covid-19, diberlakukan bebas karantina.

Hal ini juga mendapat apresiasi dari para pelaku pariwisata, salah satunya Andy.

Baca juga: Aktivitas Pelabuhan Harbour Bay Batam Pasca Kedatangan Wisman, Sopir Taksi Ramai Lagi

Baca juga: Seperti Singapura, Negeri Jiran Malaysia Bakal Hapus Karantina Asal Penuhi 4 Syarat Ini

Menurutnya dengan SE tersebut, maka menjadi kesempatan bagi sektor pariwisata bergairah lagi.

“Kita apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat bahkan media yang berjuang bersama-sama untuk menghidupkan lagi pariwisata kita,” ujar Andy.

Ia menambahkan dalam 1,5-2 tahun belakangan, sektor pariwisata sangat terkena dampak dari pandemi Covid-19. Namun saat ini secara perlahan sudah mulai membaik.

“Kesempatan ini tidak akan kami lewatkan, kami akan berusaha sebaik-baiknya,” katanya.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved