KHAZANAH ISLAM
Inilah Sejarah Islam di Eropa, Agama dengan Perkembangan Terbesar di Dunia
Saat ini Islam adalah agama dengan tingkat perkembangan terbesar di dunia dan agama terbesar kedua di Eropa setelah Kristen
Perkembangan Islam pun semakin pesat ketika Terusan Suez dibuka pada 1869.
Saat itu, Inggris yang memiliki banyak koloni mengambil pekerja dari wilayah kekuasannya.
Inggris mengambil pekerja dari Timur Tengah dan Afrika yang mayoritas beragama Islam.
Para imigran Muslim tersebut menetap di Cardiff, Liverpool, Newcastle dan London.
Komunitas-komunitas Muslim tersebut kemudian membangun masjid pertama di Inggris, tepatnya di Liverpool dan pinggiran London pada tahun 1890.
Baca juga: Amerika Serikat: Militer Myanmar Lakukan Genosida ke Muslim Rohingya, Warga Trauma Kembali Disiksa
Baca juga: Amalan yang Membantu Muslim di Akhirat, Balasan Dahsyat untuk Orang Saleh bila Rutin Mengerjakannya
Hal sama juga terjadi di Perancis pada abad ke-19.
Islam masuk secara besar-besaran ke negara ini akibat migrasi pekerja Muslim, yang umumnya menjadi tenaga kerja di industri minyak zaitun dan peralatan berat.
Selain itu, ketika pecah Perang Dunia I pada 1914, banyak Muslim Afrika didatangkan oleh Perancis untuk bekerja di bidang industri dan infrastuktur.
Perancis pun menghargai peran umat Muslim di negaranya dengan memberikan dukungan terhadap pendirian sebuah masjid di Kota Paris pada tahun 1926.
Di Jerman, Islam berkembang setelah adanya hubungan dagang dengan pemerintah Turki Ottoman.
Namun, ketika Jerman dan Turki Ottoman mengalami kekalahan dalam Perang Dunia I, keberadaan komunitas Muslim di Jerman juga ikut terganggu.
Pasalnya, sebelum Turki Ottoman mengalami kekalahan dalam Perang Dunia I, wilayah kekuasaannya di Balkan telah menjadi rebutan dengan Kekaisaran Austria-Hongaria.
Wilayah Balkan atau tepatnya Bosnia-Herzegovina yang dikuasai Turki Ottoman dan banyak ditinggali umat Muslim, direbut Austria-Hongaria pada 1878.
Setelah Perang Dunia II berakhir, negara-negara Eropa bangkit dan membutuhkan tenaga kerja untuk industri mereka.
Baca juga: Masuk Golongan Orang Bertakwa & Ahli Surga, Ini Keajaiban Salat Tahajud bagi Muslim Mengerjakannya
Baca juga: Diamanahi Bangun 1000 Masjid Usai Mualaf, Karier Putri Pengusaha Muslim Jusuf Hamka Bikin Melongo
Sejumlah negara di Eropa seperti Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Italia dan beberapa negara Skandinavia, kemudian mengimpor tenaga kerja Muslim dari wilayah Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-warga-muslim-di-inggris.jpg)