Selasa, 5 Mei 2026

DISKOMINFO LINGGA

Selain Covid-19, Bupati Lingga Minta Dinkes Fokus Tekan Angka Stunting

Bupati Lingga Muhammad Nizar sebut, angka stunting di Lingga tercatat sekitar 25 persen. Lingga juga ikut menyumbang angka stunting sejak 2019 lalu

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Diskominfo Lingga untuk Tribun Batam
Bupati Lingga, Muhammad Nizar komitmen untuk menekan angka stunting di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tingginya angka stunting di Kabupaten Lingga mendapatkan perhatian serius dari Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

Stunting sendiri merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang menyebabkan tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kasus ini masih tinggi di Lingga.

Bahkan Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengungkapkan, Lingga salah satu penyumbang secara nasional di angka 8 persen sejak 2019-2022.

Untuk di Kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), angka stunting di Lingga tercatat sekitar 25 persen.

Hal itu disampaikan Nizar saat menyampaikan pidatonya di pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lingga 2022 untuk penyusunan RKPD tahun 2023 di Aula Kantor Bupati Lingga, Kamis (24/3/2022) lalu.

Ia menegaskan dan meminta untuk tim penanganan stunting agar mengatur program yang ada.

Berdasarkan data tahun 2021, masalah stunting di Lingga berada di angka 13,82 persen.

Baca juga: Gerakan Didikan Subuh Hadir di Kecamatan Senayang, Ini Pesan Bupati Lingga

Baca juga: Kasus Covid-19 di Lingga Turun Jelang Ramadhan, Tersisa 1 Warga Jalani Isolasi Mandiri

Stunting tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 di angka 10,89 persen,

"Saya minta tolong Dinas Kesehatan jangan abaikan ini berkaitan dengan stunting," tutur Nizar.

Pria 40 tahun ini juga meminta agar Dinas Pertanian untuk turut serta membantu Dinkes dalam penanganan stunting.

Pasalnya dalam kasus ini banyak anak-anak di Lingga yang masih kekurangan serat.

“Saya minta Dinas Pertanian ikut membantu Dinas Kesehatan untuk penanganan stunting ini, karena banyak anak-anak kita yang masih kekurangan serat,” pesannya.

Dari arahan Bupati Lingga, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB)Lingga, segera menggelar rapat internal analisis pencegahan dan penanganan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Lingga, Recky Sarman Timur mengatakan, rapat tersebut merupakan langkah evaluasi terkait apa-apa saja yang telah dan akan dilakukan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved