Masjid di Batam Siap Gelar Salat Tarawih Berjemaah, Shaf Salat Boleh Dirapatkan
Dari hasil rapat FKPD dengan Pemko Batam beberapa waktu lalu, kegiatan tarawih diperbolehkan tanpa adanya batasan. Asalkan tetap memakai masker
"Mudah-mudahan pendapatan daerah terus meningkat demi kesejahteraan semua masyarakat Batam dan juga untuk insentif untuk para mubaligh," katanya.
Kemudian, dalam pelaksaan tarawih dan tadarus selama Ramadan ini, Rudi menyampaikan bahwa pihaknya sudah memutuskan untuk membebaskan kegiatan keagamaan.
"Silahkan tarawih dan tadarus di masjid, sudah dibebaskan. Tapi, tetap pakai masker," pesan Rudi.
Di akhir sambutan, Rudi menyampaikan agar anggota PMB memberikan bimbingan ilmu agama kepada umat. Ia juga meminta para mubaligh untuk ikut ceramah hingga Hinterland.
"Bimbinglah, berikan ilmu agar pemahaman agama tidak bertabrakan atau tercipta kegaduhan," katanya.
Di lokasi sama, Ketua Persatuan Mubaligh Kota Batam (PMB), Suyono, mengapresiasi perhatian Pemko Batam di bawah pimpinan Wali Kota Batam Muhammad Rudi terhadap PMB.
"Terima kasih kami sampaikan atas perhatian yang selama ini terhadap PMB," ucapnya.
Ia melaporkan, hingga tahun ini, jumlah anggota PMB mencapai 934 orang yang tersebar di seluruh Kota Batam. Ia berharap, semua dai yang akan menyampaikan dakwah selama Ramadan nanti agar menyampaikan pesan-pesan kebenaran.
"Dalam menyampaikan materi, harus ingat waktu. Sampaikan pesan dakwah yang benar dan menyejukkan," katanya.
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/taraweh-hari-pertama-di-masjid-raya-batam-5_20150619_172002.jpg)