Jumat, 1 Mei 2026

Masjid di Batam Siap Gelar Salat Tarawih Berjemaah, Shaf Salat Boleh Dirapatkan

Dari hasil rapat FKPD dengan Pemko Batam beberapa waktu lalu, kegiatan tarawih diperbolehkan tanpa adanya batasan. Asalkan tetap memakai masker

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Argianto
ilustrasi taraweh Hari Pertama di Masjid Raya Batam, beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sambut Ramadhan, seluruh pengurus masjid di Kota Batam sudah jauh-jauh hari menyiapkan pelaksanaan salah tarawih dan tadarus.

Bahkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah menyiapkan para mubaligh yang diutus ke-12 kecamatan, 64 kelurahan dan sebanyak 1000-an masjid di Batam.

Berdasarkan hasil rapat FKPD dengan Pemko Batam beberapa waktu lalu, kegiatan tarawih diperbolehkan tanpa adanya batasan. Asalkan tetap memakai masker.

"Para mubaligh sudah mengatur schedule-nya, Kementerian Agama sudah mengatur jadwal Imasakiyah. Pengurus masjid rata-rata sudah menyiapkan fasilitas demi kenyamanan saat beribadah," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad beberapa waktu lalu.

Diakuinya Pemko Batam sudah menyiapkan 2 kelompok untuk melaksanakan Safari Ramadan yang akan menjadi agenda rutin.

Safari Ramadan ini akan dijadikan sebagai ajang silahturahmi antara pemerintah dengan masyarakatnya.

"Kita saling mengingatkan masyarakat sekaligus silahturahmi pemerintah dan masyarakat. Sisi lain, kita harus menyiarkan gelora Ramadhan ini. Barang siapa yang melaksanakan Ramadan dengan sukacita," ujarnya.

Tim Safari Ramadan ini akan turun ke beberapa titik lokasi. Sehingga kegiatan safari ini bisa lebih maksimal.

Baca juga: Tips Puasa untuk Tubuh Tetap Bugar dari Kadinkes Batam: Konsumsi Air Putih!

Baca juga: Jelang Puasa, Gepeng dan Anak Jalanan Mulai Bermunculan di Lokasi Umum Tanjungpinang

Dalam hal ini, Amsakar juga mengimbau warga Batam apabila berencana mudik Idul Fitri, segera melakukan vaksin dosis 3, atau vaksin booster. Karena itu salah satu persyaratan pemerintah membolehkan mudik di saat masih pandemi Covid-19.

"Bagi warga yang berencana mudik, segera vaksin booster. Disperindag diminta terus pantau harga di pasar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bersama Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, melepas para mubaligh Batam yang akan berdakwah selama Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah di Swissbell Harbour Bay Batam, Rabu (30/3/2022) lalu.

Di kesempatan itu, Rudi meminta para pendakwah untuk mendukung semua pembangunan di Kota Batam. Ia berpesan agar para dai juga memahami proses pembangunan di Batam.

"Ini penting untuk menangkal isu-isu miring terkait pembangunan. Salah satunya yang sempat diisukan negatif terkait pembangunan Masjid Raya Batamcentre," ujar Rudi.

Untuk itu, ia meminta peran para mubaligh untuk ikut meluruskan kepada umat jika ada isu miring yang menyebar.

Selain itu, Rudi juga akan terus meningkatkan kesejahteraan para mubaligh. Ia akan terus memperjuangkan insentif bagi para mubaligh.

"Mudah-mudahan pendapatan daerah terus meningkat demi kesejahteraan semua masyarakat Batam dan juga untuk insentif untuk para mubaligh," katanya.

Kemudian, dalam pelaksaan tarawih dan tadarus selama Ramadan ini, Rudi menyampaikan bahwa pihaknya sudah memutuskan untuk membebaskan kegiatan keagamaan.

"Silahkan tarawih dan tadarus di masjid, sudah dibebaskan. Tapi, tetap pakai masker," pesan Rudi.

Di akhir sambutan, Rudi menyampaikan agar anggota PMB memberikan bimbingan ilmu agama kepada umat. Ia juga meminta para mubaligh untuk ikut ceramah hingga Hinterland.

"Bimbinglah, berikan ilmu agar pemahaman agama tidak bertabrakan atau tercipta kegaduhan," katanya.

Di lokasi sama, Ketua Persatuan Mubaligh Kota Batam (PMB), Suyono, mengapresiasi perhatian Pemko Batam di bawah pimpinan Wali Kota Batam Muhammad Rudi terhadap PMB.

"Terima kasih kami sampaikan atas perhatian yang selama ini terhadap PMB," ucapnya.

Ia melaporkan, hingga tahun ini, jumlah anggota PMB mencapai 934 orang yang tersebar di seluruh Kota Batam. Ia berharap, semua dai yang akan menyampaikan dakwah selama Ramadan nanti agar menyampaikan pesan-pesan kebenaran.

"Dalam menyampaikan materi, harus ingat waktu. Sampaikan pesan dakwah yang benar dan menyejukkan," katanya.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved