HUMAN INTEREST
Perjalanan Karier Aunur Rafiq, Dari Birokrat hingga Jadi Bupati Karimun 2 Periode
Jauh sebelum menjabat Bupati Karimun, Rafiq memulai perjalanan kariernya dari bawah. Dia dulunya juga seorang birokrat. Berbagai jabatan diembannya
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
Tidak sampai di situ, lagi-lagi eksistensi Rafiq dalam dunia politik semakin teruji.
Itu kala Nurdin Basirun maju sebagai Wakil Gubernur Kepuluan Riau (Kepri) mendampingi Alm Muhammad Sani.
Hal ini tentu menjadikan elektabilitas Rafiq menjadi sosok yang paling diperhitungkan untuk mengisi kursi peninggalan Nurdin Basirun sebagai Bupati Karimun.
Berbagai spekulasi kala itu muncul, siapa sosok yang akan mendampingi Aunur Rafiq pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) periode 2016 - 2021.
Dari dinamika politik antar partai pada saat itu, Rafiq resmi berpasangan dengan Anwar Hasyim yang merupakan Ketua DPD Partai NasDem Karimun.
Mereka kemudian terpilih untuk periode pertamanya memimpin Kabupaten Karimun.
Cerita politik kedua sosok ini terus berlanjut dengan kembali mencalonkan diri pada perhelatan Pilkada tahun 2021.
Rivalitas pada pemilihan kali ini cukup berat bagi Rafiq dan Anwar Hasyim. Perolehan suara yang mereka dapatkan hanya berbanding 86 suara dari rivalnya Iskandarsyah dan Anwar Abu Bakar, bahkan berujung pada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun, entah elektabilitas atau 'Politik Mujur' masih memihak pada Aunur Rafiq, MK menolak gugatan yang diajukan lawan politiknya kala itu.
Otomatis ia bersama Anwar Hasyim kembali mempimpin Karimun untuk periode kedua.
Di samping rutinitasnya sebagai kepala daerah, Rafiq juga tidak lupa jika ia merupakan kepala keluarga.
Meski dengan waktu yang terbatas, ia tetap menyisihkan waktu untuk keluarga. Sisi lain yang barangkali tidak banyak diketahui orang mengenai kehidupan pribadi Aunur Rafiq.
Ada kalanya ia merasa membutuhkan sosok yang bisa dijadikan tempat berkeluh kesah. Baginya sosok itu adalah seorang istri yang terus mendampinginya hingga saat ini.
Keluh kesah selalu ia ceritakan dan curahkan kepada sang istri, Raja Azmah Aunur Rafiq.
"Begitu penat (lelah-red) dengan rutinitas keseharian, tentunya selain Allah tempat mengadu ada sosok istri yang senantiasa setia mendengarkan cerita," ungkapnya saat menceritakan sosok bidadari surganya itu. (TribunBatam.id/YeniHartati)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0504Bupati-Karimun-Aunur-Rafiq.jpg)