Senin, 27 April 2026

RAMADHAN

Puasa Ramadahan 2022: Niat dan Doa Berbuka Tulisan Arab & Latin Lengkap dengan Artinya

Berikut diuraikan niat puasa Ramadahan, hukum makan sahur setelah waktu imsakiyah dan doa Muslim yang berbuka puasa

gambartop10.blogspot.com
Ilustrasi - Puasa Ramadahan 2022: Niat dan Doa Berbuka Tulisan Arab & Latin Lengkap dengan Artinya 

Artinya:

"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."

Baca juga: Intip Resep Es Kelapa Madu yang Segar dan Nikmat, Cocok untuk Buka Puasa

Baca juga: Cepat dan Praktis, Ini Resep dan Cara Membuat Minuman Segar dari Mangga untuk Buka Puasa

Makan Sahur setelah Imsak

Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menjelaskan, umat Islam mulai tidak boleh makan adalah ketika waktu salat sudah masuk.

"Oleh karena itu supaya puasa kita tidak rusak kita harus berhati-hati. Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu Salat Subuh tiba kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar.

Dia menjelaskan imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama ketika berpuasa. Di antaranya, makan dan minum.

Bentuk kehati-hatian Imsak biasanya ditetapkan 10 menit sebelum azan Subuh. Itu merupakan bentuk kehati-hatian.

"Jadi waktu imsak artinya waktu di mana kita mulai menahan diri untuk tidak makan dan minum," imbuhnya.

Dia menjelaskan jika ada yang masih makan saat imsak tidak apa-apa, namun jangan sampai lewat hingga Subuh.

"Iya. Di masa imsak boleh (makan) tapi hati-hati jangan kebablasan sehingga waktu Subuh sudah masuk.

Oleh karena itu adanya teriakan-teriakan imsak melalui loudspeaker atau sirine supaya kita sudah bersiap-siap untuk berpuasa karena beberapa menit lagi waktu Subuh sudah akan tiba," ungkapnya.

Baca juga: Hikmah Puasa Ramadhan dan Manfaat Bagi Muslim yang Menjalankannya

Baca juga: Hindari Konsumsi 4 Jenis Makanan/Minuman Ini Ketika Puasa, Bikin Dehidrasi dan Gangguan Pencernaan

Lalu bagaimana jika masih ada makanan di mulut atau dikunyah ketika sudah terdengar azan Subuh?

Dia menjawab hal itu tidak boleh dan harus dihentikan, karena sudah tidak boleh makan ketika azan.

Dilansir dari kompas.com, lebih lanjut dia menjelaskan azan ada 2 macam, yaitu azan pertama dan azan kedua.

Azan pertama untuk mengingatkan orang bahwa waktu Salat Subuh sudah dekat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved