Kesedihan Ibunda Arkano, Bocah Tenggelam di Batu Merah Batam: Mama Sayang Kamu
'Baik-baik kamu nak... Mama sayang kamu...' Begitu ucapan Tri Utari, orang tua bocah tenggelam di Batu Merah saat berada di makam anaknya,Jumat (15/4)
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - 'Baik-baik kamu nak... Mama sayang kamu...'. Begitu ucapan Tri Utari.
Ucapan itu berulang kali terdengar saat prosesi pemakaman bocah tenggelam di perairan Batu Merah, Arkano dan Daffa di TPU Air Raja, Batu Ampar Batam, Jumat (15/4/2022) malam.
Tri nyaris tidak mempedulikan situasi di sekitar makam.
Sepanjang perjalanan hingga di tempat pemakaman, ia terus-menerus menangis tersedu-sedu hingga kedua matanya membengkak.
Kesedihannya memuncak saat detik-detik jenazah Arkano hendak dimasukkan ke liang lahat.
"Baik-baik kamu nak... Mama sayang sama kamu," ucap Tri Utari lagi sembari mengusap air matanya.
Suara tangisannya, terus membesar hingga seluruh warga yang hadir di pemakaman itu tertuju kepadanya.
"Ya Allah... Kenapa begitu cepat memanggil anakku. Kenapa dengan cara begini. Saya sayang dia," ucapnya.
Baca juga: Kronologi Tiga Bocah Tenggelam di Batu Merah Batam Versi Warga, 2 Meninggal
Baca juga: Jenazah Dua Bocah Tenggelam di Batu Merah Batam diantar Ratusan Pelayat ke Pemakaman
Ucapan itu nyaris membuat warga di sekitar makam ikut larut dalam kesedihan.
Situasi sempat hening kurang lebih 5 menit.
Tri Utari bahkan nyaris pingsan dan beberapa kali ditopang oleh saudaranya.
Saat menabur bunga di makam Arkano saja, ia harus didampingi Suatno, sang suami.
Tidak hanya itu, saking sedihnya jilbab kuning yang dikenakannya kendor dan kusut, hingga basah.
Dari bahasa tubuhnya, Tri Utari seakan-akan berat meninggalkan makam anak tersayangnya.
Sanak saudara sebagian besar sudah meninggalkan lokasi makam, namun Tri Utari belum juga beranjak, bangun dari tempat duduknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1504orangtua-bocah-tenggelam.jpg)