Jangan Kaget Tagihan Listrik Bulanan Turun Drastis, Ini 5 Cara Menghemat Listrik untuk Rumah Tangga
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif memberikan sinyal bakal menerapkan kembali tariff adjustment (tarif penyesuaian) listrik. Hal ini
TRIBUNBATAM.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan sinyal bakal menerapkan kembali tariff adjustment (tarif penyesuaian) listrik.
Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia.
Menurut Arifin, pemberlakuan tariff adjustment ini adalah strategi jangka pendek yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menghadapi melambungnya harga minyak dunia.
Dengan penerapan ini, ia mengklaim dapat menghemat kompensasi yang berasal dari kas negara sebesar Rp 7 triliun hingga Rp 6 triliun.
Sebagai antisipasi apabila tarif listrik nanti benar-benar naik, kamu bisa mulai menerapkan kebiasaan menghemat listrik.
Simak cara-caranya berikut ini, seperti dikutip dari Kompas.com.
1. Mengganti ke lampu hemat energi
Lampu hemat energi atau yang lebih dikenal sebagai lampu LED (light-emitting diode) terbukti dapat menghemat penggunaan listrik.
Baca juga: Siap-siap! Tarif Listrik, Elpiji 3 Kg, Solar hingga Pertalite Bakal Naik
Baca juga: Dirut PLN Zulkifli Zaini Sebut Tarif Listrik Indonesia Paling Rendah se-Asia Tenggara
Karena, lampu LED dapat menghasilkan terang tanpa melakukan pemanasan (warm up) terlebih dahulu.
Sehingga, membutuhkan daya yang lebih rendah ketimbang lampu biasa.
Saat ini sudah banyak perusahaan yang memproduksi lampu LED.
Namun, beberapa orang masih enggan menggunakannya karena harganya yang lebih mahal daripada lampu.
Padahal, walaupun harus membayar mahal di awal, namun untuk selanjutnya tagihan listrik kamu bisa lebih rendah daripada saat memakai lampu biasa.
2. Mencabut kabel elektronik saat tidak digunakan
Saat sudah selesai mengisi daya handphone atau laptop, sering kali kita lupa untuk mencabut charger-nya dari saklar.