Kamis, 23 April 2026

Pria Bunuh Istri dan Anaknya, Terungkap Karena Masalah Ekonomi da Perselingkuhan

Pembunuhan itu terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (7/4/2022) lalu. SA (44) tega menghabisi nyawa istrinya, T (43) da

Editor: Eko Setiawan
Tribun Manado
Ilustrasi selingkuh 

TRIBUNBATAM.id, SERANG - Motif pembunuhan yang dilakukan seorang suami terhadap istri dan anaknya di Kabupaten Serang, Banten akhirnya terungkap.

Pembunuhan itu terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (7/4/2022) lalu.

SA (44) tega menghabisi nyawa istrinya, T (43) dan D (9) karena faktor ekonomi dan perselingkuhan.

Faktor ekonomi menjadi faktor utama tersangka tega menghabisi nyawa istri dan anaknya.

Mengutip Tribun Banten, awalnya, SA merupakan pedagang kain keliling yang dikenal cukup mapan di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca juga: Indrasari Wisnu Wardhana Jadi Tersangka Minyak Goreng, Akhirnya Pihak BUMN Angkat Bicara

Baca juga: Kejaksaan Agung Bongkar Peran 4 Tersangka yang Mengakibatkan Minyak Goreng Langka

Namun, beberapa tahun belakangan, bisnis jual beli kain yang digelutinya mengalami kendala.

Hal itu membuat SA berutang ke beberapa orang hingga mengalami depresi.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga, Selasa (19/4/2022).

"Motif pelaku memang akibat stres berat yang dialaminya, secara psikis membuat tersangka malu karena dikenal mapan, tapi memiliki utang," katanya.

Selain faktor ekonomi, ada hal lain yang membuat tersangka tertekan hingga nekat membunuh.

SA merasa tertekan akibat diisukan memiliki wanita lain.

Petugas kepolisian melakukan evakuasi jasad korban pembunuhan yang dilakukan seorang pria kepada istri dan anak di Kragilan, Kabupaten Serang, Banten. Jumat (8/4/2022) dini hari.(Dok Polres Serang)
Namun, dari hasil penyelidikan, tidak ada bukti yang menunjukkan terjadinya perselingkuhan.

"Memang SA ini juga mengaku sempat diisukan dengan wanita lain, meski tidak ada fakta yang digali oleh penyidik sampai hari ini," terangnya.

Kendati demikian, tersangka tidak pernah bertengkar dengan istri dan dikenal keluarga harmonis.

"Keterangan dari tetangga lingkungan sekitar rumahnya dan keluarganya sejauh ini tidak pernah terdengar (bertengkar), dari yang bersangkutan (tersangka) juga dia akur-akur saja," kata Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Dedi Mirza, Selasa, dilansir Kompas.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved