Anak Sopir Truk Lulus Jadi Penerbang TNI AU, Candra: Kami Bukan Siapa-siapa

Terlahir dari keluarga sederhana, tak menyurutkan niat Candra untuk menjadi penerbang TNI AU. Bapaknya bekerja sebagai sopir truk, ibunya IRT

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNJOGJA.COM/ Ahmad Syarifudin
R Candra Mardika berfoto bersama orangtuanya saat upacara kelulusan atau Wing Day sekolah penerbang TNI AU Angkatan-99, Sekolah Penerbang TNI Angkatan ke-7 dan Sekolah Navigator angkatan ke-14 di lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, pada Jumat (22/4/2022). 

SLEMAN, TRIBUNBATAM.id - Rahadian Candra Mardika, anak seorang sopir truk asal Purwokerto, Jawa Tengah berhasil jadi penerbang TNI AU.

Pemuda asal 24 tahun ini menjadi satu di antara 43 siswa prajurit yang diwisuda kelulusannya, dalam acara wisuda Wing Day Sekolah Penerbang dan Navigator di Lapangan Jupiter, Lanud TNI AU Adisucipto, pada Jumat (22/4/2022) lalu.

Terlahir dari keluarga sederhana, tak menyurutkan niat Candra sapaannya, untuk menggapai cita-citanya itu.

Ia berhasil membuat kedua orang tuanya bangga, terutama bapaknya yang bekerja sebagai sopir truk.

"Kami bukan siapa-siapa. Kami orang kecil tapi kami bisa berdiri di sini dengan segala rintangan, hambatan, perjuangan dan rasa sakit yang saya rasakan di sini akhirnya semua terbayar sekarang. Terimakasih kepada Allah SWT yang menguatkan hamba sekarang," katanya dilansir dari Tribunjogja.com.

Menjadi prajurit TNI AU merupakan perjuangan dan cita-cita yang dipupuk Candra sejak sekolah di bangku SMA N 1 Purwokerto.

Sejak awal, Candra mengaku sudah mengarungi perjuangan sangat berat.

Sebab, dirinya bukanlah dari keluarga berada.

Baca juga: Kunjungi Pulau Sekatung, Bupati Natuna Semangati Prajurit TNI yang Bertugas

Baca juga: Danlanal Dabo Singkep Ajak Putra Putri Daerah Lingga Gabung Jadi Prajurit TNI AL

Menurut dia keluarganya sederhana.

Bapaknya bekerja sebagai sopir truk sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

Tetapi dengan semangat, perjuangan dan kegigihan, dirinya mampu membuktikan bisa lulus menjadi seorang penerbang.

Candra mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar TNI AU mengalahkan seluruh pemuda Indonesia yang menginginkan seperti dirinya.

"Kami sungguh tidak menyangka. Kami bisa berdiri sekarang, menjadi seorang penerbang. Ayah kami, adalah penerbang di darat dan kami adalah penerbang di udara," kata pemuda asal Purwokerto itu.

Sementara itu, Nasimun, bapak dari Candra Mardika yang hadir dalam upacara Wing Day itu mengucapkan terimakasih dan syukur kepada Allah SWT.

Sebab, dirinya hanya seorang sopir truk pembawa logistik tetapi anaknya mampu lulus menjadi seorang penerbang TNI AU.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved