Senin, 20 April 2026

Duh Gusti! Corona Belum Selesai Hepatitis Akut Misterius Muncul, Apa Kata Ahli

Belum sirna virus corona yang sudah lebih dua tahun melanda, Indonesia kembali dikhawatirkan dengan munculnya penyakit baru yakni hepatitis misterius

freepik.com
Ilustrasi - Duh Gusti! Corona Belum Selesai Hepatitis Akut Misterius Muncul, Apa Kata Ahli 

TRIBUNBATAM.id - Belum sirna virus corona yang sudah lebih dua tahun melanda, Indonesia kembali dikhawatirkan dengan munculnya penyakit baru.

Diketahui, penyakit hepatitis akut misterius memicu banyak kekhawatiran, yang menyerang anak-anak usia 1 bulan sampai 16 tahun.

Pada 15 April 2022, WHO menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul sebaran kasus di sejumlah negara.

Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi masih belum memastikan apakah hepatitis akut bisa menyerang orang dewasa atau tidak.

"Sampai saat ini semua kasus di bawah 16 tahun ya," tutur dia.

Namun demikian, ia mengimbau masyarakat senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

"Belum tahu kita polanya secara pasti, tapi menerapkan higiene dan sanitasi personal menjadi penting untuk cegah penularan baik pada dewasa maupun anak," jelas Nadia.

Baca juga: Sering Disamakan Dengan Maag, Kenali Bahaya Penyakit GERD dan Cara Mengatasinya

Baca juga: BATAM Waspada Penyakit Hepatitis Misterius Serang Anak-anak, Kenali Cara Penularannya!

Dokter anak dari klinik spesialis anak KiDi Pejaten, Kurniawan Satria Denta menuturkan, data yang ada menunjukkan pasien hepatitis akut misterius ada di rentang usia 1 bulan sampai 16 tahun.

Artinya, sejauh ini penyakit yang masih belum diketahui penyebab pastinya ini cenderung menyerang kelompok anak-anak.

"Saat ini data yang ada menunjukkan pasien ada pada rentang usia 1 bulan sampai 16 tahun," ujar Denta, Sabtu (7/5/2022).

Anak yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta pun belum bisa dipastikan apakah jadi lebih riskan terinfeksi ataukah tidak.

Pasalnya hingga kini, segala hal terkait hepatitis akut misterius termasuk faktor risikonya masih terus di bawah penelitian.

"Kalau untuk itu masih belum konklusif (belum ada kesimpulan), termasuk untuk faktor risiko," imbuh Denta.

Hal senada juga disampaikan oleh Guru Besar Kesehatan Anak bidang Gastrohepatologi Hanifah Oswari.

Hanifah menyampaikan, kasus hepatitis ini cenderung menginfeksi kelompok usia anak-anak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved