Jumat, 15 Mei 2026

Sumbar dan Bangka Belitung Muncul Kasus Hepatitis Akut, Negara Maju Paling Banyak Kasus

Kementerian Kesehatan melaporkan temuan belasan kasus hepatitis akut pada 5 provinsi di Indonesia hingga Senin (9/5).

Tayang:
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan temuan belasan kasus hepatitis akut di Indonesia. Foto diambil sebelum muncul pandemi covid-19. 

Ia meminta masyarakat untuk melakukan tindak pencegahan dengan rajin mencuci tangan dan memastikan kesehatan asupan makanan setiap anak-anak.

Pasalnya, virus yang menyebabkan penyakit hepatitis akut, menular lewat asupan makanan, terutama anak-anak di bawah 16 tahun.

"Jadi kita pastikan apa yang masuk ke anak-anak kita untuk bersih, karena ini menyerang di bawah 16 tahun dan lebih banyak lagi di bawah lima tahun," jelas Budi.

KADINKES BATAM: Warga Jangan Panik!

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mewaspdai benar masuknya hepatitis akut ke daerah ini.

Dalam hal pengawasan, Dinas Kesehatan Kota Batam telah menerapkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Dalam skema ini, adanya temuan satu kasus Hepatitis Akut saja di Batam akan dianggap sebagai kejadian luar biasa.

Hingga Senin (9/5/2022), masih belum ditemukan adanya penderita hepatitis akut itu di Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, menilai, jika melihat temuan kasus Hepatitis Akut di Indonesia yang masih sedikit, penyakit yang belum diketahui penyebabnya ini kemungkinan belum akan merebak menjadi suatu pandemi dalam waktu dekat.

Baca juga: Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam Rutin Awasi TPM Cegah Hepatitis, Tjetjep: Kepri Masih Nihil

Baca juga: Analis Virus Minta Kepulauan Riau Waspada Hepatitis Serang Anak-anak, Kenali Gejalanya!

"Semenjak ada surat dari Kementerian Kesehatan, kami langsung bergerak cepat memberikan surat edaran ke seluruh fasilitas kesehatan (faskes) agar dapat melaporkan temuan kasus yang diduga hepatitis seperti muntah, diare, demam," jelas Didi, ketika diwawancarai di dataran Engku Putri Batam Center, Senin (9/5/2022).

Didi mengimbau masyarakat memahami tentang cara-cara pencegahan dari penyakit Hepatitis yang ditularkan oleh virus.

Secara umum, langkah pencegahan Hepatitis Akut hampir sama dengan protokol kesehatan Covid-19.

Penyakit yang terutama fatal jika menjangkiti anak-anak ini rawan ditularkan di tempat dengan kebersihan yang minim.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan serta minuman yang akan disantap.

Untuk sosialisasi dan pemberitahuan terkait hal itu, Dinkes Kota Batam telah menyebarkan pamflet-pamflet berisi informasi seputar Hepatitis Akut dan cara pencegahannya.

"Yang jelas, masyarakat jangan panik, karena penyakit hepatitis dari dulu sudah ada, cuma yang sekarang ini belum jelas penyebabnya apa," ujar Didi.(TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Roma Uly Sianturi) (Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved