Breaking News:

BATAM TERKINI

PPDB Selalu Jadi Masalah Tahunan, Ini Usulan Anggota DPRD Batam Agar Semua Calon Siswa Dapat Sekolah

Setiap tahun, saat masa PPDB selalu memunculkan masalah baru terkait tidak cukupnya kuota sekolah dibandingkan jumlah calon siswa yang akan mendaftar.

smpn1trenggalek.sch.id
Setiap tahun, saat masa PPDB selalu memunculkan masalah baru terkait tidak cukupnya kuota sekolah dibandingkan jumlah calon siswa yang akan mendaftar. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penumpukan peserta didik di sekolah negeri seolah menjadi problem yang kerap ditemui setiap dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tingkat SD maupun SMP.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, S.Pd, menilai hal ini sudah menjadi problem tahunan yang harus dituntaskan.

Selama ini, masyarakat lebih banyak yang cenderung ingin menyekolahkan anaknya karena dinilai lebih murah dan terjangkau.

Namun, Aman melihat apabila terlalu banyak anak yang ditampung di sekolah negeri, proses pembelajaran di sekolah itu juga berpotensi akan terhambat.

Guru juga kesulitan memberikan pelajaran dengan pendekatan yang tepat bagi masing-masing anak.

"Kalau semua bertumpuk di sekolah negeri, proses belajar mengajar juga bermasalah. Biasanya untuk SD maksimal 28 murid per kelas dan SMP 32 murid per kelas, sekarang ada yang sampai 40-an murid satu kelas," ujar Aman.

Meski saat ini sekolah-sekolah negeri sudah banyak yang membangun ruang kelas baru (RKB), namun hal ini merupakan solusi jangka pendek.

Baca juga: HAMPIR Sebulan Buron, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Batu Ampar Batam, Aksi Terekam CCTv

Baca juga: BATAM Punya Revoire Labs, Tempat Kembangkan Kreatifitas Millenial

Solusi lainnya, ia mengusulkan agar pemerintah memberikan kesempatan sekolah swasta untuk membuka pendaftarannya terlebih dahulu.

Dengan demikian, warga dapat lebih dulu mempertimbangkan untuk memasukkan anaknya ke sekolah swasta.

Sementara itu, kendala umum mahalnya biaya sekolah swasta, menurut Aman dapat dicari solusinya melalui regulasi Peraturan Daerah (Perda).

Sebelumnya, DPRD Kota Batam telah mengusulkan Rancangan Perda tentang Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah, namun hingga kini belum dapat disetujui.

"Kami sempat berikan solusi dalam Ranperda BOSDa itu, tapi belum disetujui. Padahal substansinya terkait solusi format kuota sekolah swasta dan negeri," tambah Aman.

Ia menilai, apabila pemerintah belum menetapkan solusi yang pasti atas permasalahan PPDB dan kuota peserta didik di sekolah-sekolah negeri dan swasta, ini akan berlarut menjadi masalah tahunan.

"Kalau tidak ada solusinya, ini bisa jadi masalah tahunan," tegas Aman. ( TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved