Minggu, 31 Mei 2026

DISKOMINFO LINGGA

Kunjungi BPPW Kepri, Bupati Lingga Bahas Program Pembangunan 2022 dan 2023

Program tahun 2022 yang dibahas Bupati Lingga M Nizar dengan Kepala BPPW Kepri di antaranya terkait sarana pendidikan, pembangunan 8 sekolah, dll

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. Prokopim Lingga
Bupati Lingga Muhammad Nizar (kanan) dan Kepala BPPW Kepulauan Riau, Fasri Bachmid di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (17/5/2022). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Bupati Lingga, Muhammad Nizar didampingi sejumlah kepala dinas, mengunjungi Kantor Balai Pemukiman dan Prasarana Wilayah (BPPW) Kepulauan Riau (Kepri) di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (17/5/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Nizar membicarakan beberapa hal yang berkaitan dengan program pembangunan di Kabupaten Lingga, untuk tahun 2022 dan 2023.

"Kami datang hadir bersama kepala dinas-kepala dinas yang baru dilantik," kata Nizar.

Sejumlah program tahun 2022 yakni berkaitan dengan sarana pendidikan, pembangunan 8 sekolah, pisew di 3 kecamatan 6 desa, serta program pemberdayaan di 16 desa.

Sementara untuk tahun 2023, yang telah menjadi prioritas dengan persyaratan yang memadai meliputi, penyelenggaraan pemukiman, bangunan gedung kawasan Dabo Lama dan Baru Berdauan.

Pagu anggaran lebih kurang Rp 43 miliar. Sedangkan untuk penyelenggaraan air minum yang layak di Kecamatan Singkep Pesisir dengan pagu lebih kurang Rp 15 miliar.

"Terimakasih kepada Kepala BPPW Kepulauan Riau, Bapak H.Fasri Bachmid ST,M.S.P yang telah menerima dan menanggapi dengan baik kedatangan kami," papar Nizar.

Kepala BPPW Kepri, Fasri Bachmid mengatakan dari sekian kabupaten/kota untuk tahun 2022, hanya satu kota dan satu kabupaten yang mendapatkan pembangunan dari BPPW.

Baca juga: Pemkab Lingga Apresiasi Pertandingan Kasti yang Digelar RSUD Encik Mariyam

Baca juga: Rayakan Ulangtahun, RSUD Encik Maryam Lingga Gelar Aneka Lomba

Di antaranya Kota Batam dan Kabupaten Lingga dengan alokasi 30 sekolah.

Menurutnya, kondisi justru bakal membuat kecemburuan dari kota dan kabupaten lainnya di Kepri.

Namun tentunya, ia menaruh bangga terhadap Kabupaten Lingga yang cepat dalam hal-hal seperti ini.

"Dengan kekurangan anggaran, namun 8 sekolah masuk, dan semua program dengan total anggaran Rp 30 miliar lebih. Tentunya ini turut menjadi perhatian dari kabupaten-kabupaten lainnya, kenapa Lingga bisa unggul. Kekurangan itu yang harus dikoreksi," kata Kepala BPPW Kepri.

Ia berharap pembangunan yang dibicarakan dalam pertemuan itu dapat terlaksana dengan baik, terutama program sarana strategis salah satunya pendidikan.

Sementara, di bidang pemberdayaan dialokasikan di 16 desa dengan pagu lebih kurang Rp 6 miliar.

Dengan harapan progam ini dapat menyentuh masyarakat.

"Untuk pisew itu ada di 3 kecamatan yakni Kecamatan Singkep, Posek dan Kecamatan Temiang Pesisir, dengan pagu rata-rata Rp 500 juta per kecamatan," papar dia.

(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved