Breaking News:

BINTAN BANGKIT

Waspada PMK, Plt Bupati Bintan segera Rapat dengan DKPP dan Satgas Pangan

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan sebut, pihaknya telah mengintruksikan dinas terkait untuk melakukan persiapan dalam menanggapi wabah PMK

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Beberapa waktu belakangan ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak sedang merebak di Indonesia, yakni di daerah Jawa Timur dan Aceh.

Dengan adanya wabah PMK yang menyerang hewan di Jawa Timur dan Aceh, berdampak pada pembatasan pengiriman hewan ternak ke Kepri, khususnya pada ketersediaan daging sapi di Kabupaten Bintan.

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan dinas terkait untuk melakukan persiapan dalam menanggapi dan mengantisipasi wabah PMK tersebut.

"Jadi selain wabah PMKnya yang kita antisipasi, ketersediaan daging nantinya juga harus ditangani serius," terangnya.

Roby menuturkan, bahwa dirinya akan segera menggelar rapat dengan pihak terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Satgas Pangan Bintan serta pihak lainnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan daging sapi segar di Bintan pasca pengiriman hewan ternak ke Provinsi Kepri, khususnya Kabupaten Bintan dibatasi.

"Maka dari itu dalam waktu dekat kita akan lakukan rapat bersama untuk membahasnya dan mencari solusinya,” ungkapnya.

Disinggung rencana impor daging dari Australia dan Malaysia, menurutnya belum perlu.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Tanjungpinang dan Bintan Terancam Krisis Stok Sapi dan Kambing

Baca juga: Apa Itu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pada Sapi dan Pengaruhnya ke Manusia?

"Terkait hal itu belum perlu dilakukan karena sampai detik ini stok daging masih mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat di Kabupaten Bintan," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved