Rabu, 27 Mei 2026

CORONA KEPRI

BATAM Zero Covid-19 LAGI, Kadisbudpar: Angin Segar Buat Sektor Pariwisata

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menyandang predikat zero covid-19 atau virus corona.

Tayang:
TribunBatam.id/Disbudpar Batam
Salah satu kegiatan secara massal di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berstatus zero covid-19 lagi.

Hingga Sabtu (21/5/2022), sebanyak 12 kecamatan yang ada di Batam, kini berstatus zona hijau corona.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, antusias Batam dinyatakan nol kasus Covid-19.

"Batam dinyatakan Nol kasus Covid-19 menandakan kebangkitan bagi dunia pariwisata," kata Ardi.

Menurut Ardi, kabar baik ini angin segar bagi dunia pariwisata Kota Batam. Dengan kondisi Batam semakin baik berdampak bagi kunjungan wisatawan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, wisman yang berkunjung ke Kota Batam selama bulan Maret 2022 tercatat sebanyak 995 kunjungan atau mengalami kenaikan sebesar 202,43 persen.

Baca juga: SIMAK 14 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1,2 dan Booster di Karimun pada Jumat (20/5)

Baca juga: Menuju Endemi Covid-19, Tiga Kegiatan Ini Berpotensi Dongkrak Pariwisata Batam

Kondisi jelas berbeda dibandingkan kunjungan wisman selama Februari 2022 yang mencapai sebanyak 329 kunjungan.

"Jumlah wisman yang berkunjung ke Batam pada 2019 lalu sebanyak 1.947.943 kunjungan. Batam penyumbang wisman terbesar nomor dua setelah Bali, semoga Batam kembali lagi seperti dulu," ujarnya.

Ardi menyampaikan, tahun 2022 ini, pelaku pariwisata Kota Batam sudah menyiapkan sejumlah agenda kepariwisataan. Kegiatan itu seperti olahraga yoga, sepeda, golf, dan sebagainya.

"Kegiatan tersebut pastinya akan dihadiri oleh wisman," katanya.

Keberhasilan menangani Covid-19 tersebut merupakan kerja bersama semua pihak di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

"Di samping terus mengembangkan infrastruktur dan membangun destinasi wisata baru di Kota Batam, Pak Wali (Muhammad Rudi) juga mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita semua terhindar dari Covid-19," tutur Ardi.

BATAM Peringkat Pertama se-Sumatra

Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebelumnya menempati urutan pertama capaian vaksinasi corona untuk se-Sumatra.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batam, Didi Kusmarjadi bahkan mengklaim capaian vaksinasi dosis pertama sudah 100 persen.

Disusul capaian vaksinasi corona dosis dua sebesar 80 persen.

Serta vaksin ketiga atau booster dengan 50 persen.

Baca juga: Waspada Penyakit Cacar Monyet, Jubir Kemenkes RI Minta Masyarakat Tak Panik Berlebihan

Baca juga: Penambang Speedboat Bisa Senyum Jelang Lebaran, Omzet Mulai Pulih Sejak Dihantam Corona

Sementara Provinsi Kepri menempati peringkat empat capaian vaksinasi corona secara nasional.

Didi menjelaskan penyumbang terbanyak vaksinasi di Provinsi Kepri berasal dari Kota Batam.

"Oleh karena itu kami berharap kepada masyarakat mengikuti vaksinasi di tempat yang sudah disediakan," ujarnya, Jumat (20/5/2022).

Dinkes Batam bersama sejumlah pihak terus menggelar gerai vaksinasi.

Salah satunya yang masih terus dijalankan di Polsek, termasuk sejumlah organisasi lainnya.

Kadinkes Batam itu menambahkan, capaian vaksinasi meningkat saat musim lebaran.

Ini karena animo masyarakat yang akan pulang kampung ataupun bepergian sangat tinggi.

"Kami sangat terbantu dalam pencapaian vaksinasi booster saat musim lebaran,"kata Didi.

Sementara saat ini animo masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi terus turun.

Baca juga: Natuna Tersisa 5 Kasus Covid-19, Kadinkes Tak Letih Ajak Warga Ikut Vaksin Corona

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sebut Indonesia sedang Menuju Endemi Covid-19

Hal tersebut karena adanya pelonggaran peraturan yang dilakukan pemerintah pusat.

Meski demikian pihaknya terus berusaha agar pencapaian vaksinasi booster bisa 100 persen.

Seiring dengan dibukanya jalur Internasional dari pelabuhan dan juga Bandara Hang Nadim Batam.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sebelumnya memperbolehkan masyarakat untuk melepas masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Kebijakan pelongaran protokol kesehatan (prokes) ini melihat kondisi lingkungan sekitar.

Dalam hal ini masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan atau pada area terbuka yang tidak padat orang.

Meskipun demikian Presiden meminta agar masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di dalam ruangan atau saat berada di transportasi publik.

“Namun untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangan persnya, Selasa (17/5/2022).

Presiden Jokowi juga menyarankan masyarakat yang sedang sakit batuk, pilek serta lansia dan kelompok masyarakat yang memiliki komorbid untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved