Breaking News:

KPK Bidik Korupsi PT Antam, Periksa Eks Senior Manager Accounting PT Kasongan Bumi Kencana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang berusaha membongkar korupsi di PT Aneka Tambang (Antam). Sejumlah pihak telah diminta keterangannya

(Dokumentasi/Biro Humas KPK)
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers Kinerja KPK Semester I 2020, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNBATAM.id - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) membidik dugaan korupsi di PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ( Antam).

Penyidik lembaga anti rasuah itu terkait kerja sama pengolahan dore kadar emas rendah (anoda logam) antara PT Antam dengan Loco Montrado pada tahun 2017.

Tim penyidik KPK sebelumnya telah menyita dokumen terkait kasus ini.

Dokumen itu disita dari saksi yang diperiksa tim penyidik pada Selasa (8/2/2022).

Saksi dimaksud yakni Nursyahrini Dewi selaku Manufacture Product and Service Trading Senior Officer, UBPP LM PT Aneka Tambang (November 2016-2018).

Yang terbaru, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Senior Manager Accounting PT Kasongan Bumi Kencana, Rudy Haryanto, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: KPK Tahan Mantan Dirjen Kementan Setelah 6 Tahun Tersangka, eks Kapolresta Barelang Buka Suara!

Baca juga: KPK Bidik RS Keluarkan Surat Sakti Walikota Ambon, Ngaku Sakit Masih Bisa Jalan ke Mal

Rudy akan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait kerja sama pengolahan anoda logam (dore kadar emas rendah) antara PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ( Antam) dengan PT Loco Montrado tahun 2017.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, atas nama Rudy Haryanto, mantan Senior Manager Accounting PT Kasongan Bumi Kencana," tutur Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Kasus ini diketahui sudah naik ke tahap penyidikan pada Agustus 2021.

Namun, KPK belum membeberkan konstruksi perkara dalam kasus ini. Termasuk juga masih menutupi identitas tersangka.

SELESAIKAN Perkara Menggantung

Tidak hanya mencoba membongkar dugaan korupsi yang terjadi di PT Antam, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) sebelumnya menahan eks Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan Hasanuddin Ibrahim, Jumat (20/5/2022).

Penetapan status tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk hayati untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tahun anggaran 2013 ini sedianya telah dilakukan Komisi Antirasuah sejak enam tahun lalu.

Dalam perkara ini, ada dua tersangka lain yang turut ditetapkan yakni PPK di Ditjen Hortikultura Kementan Eko Mardiyanto, dan Dirut PT Hidayah Nur Wahana (HNW) Sutrisno.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved