Breaking News:

NATUNA TERKINI

CAMAT Pulau Laut Natuna Ungkap Penyebab Jaringan Telekomunikasi Sering Terganggu

Sinyal telekomunikasi di Kecamatan Pulau Laut, Natuna kerap terganggu sehingga komunikasi kerap terputus terutama saat hujan dan cuaca buruk.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/MUHAMMAD ILHAM
Camat Pulau Laut, Bambang Erawan. Berharap jaringan telekomunikasi di Pulau Laut segera dibenahi. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Jaringan telekomunikasi di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna sering terjadi gangguan.

Sebab di sana masih menggunakan sinyal pantulan dari Base Transceiver Station (BTS) Kecamatan Kelarik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Pulau Laut, Bambang Erawan.

Ia mengatakan, kondisi ini sering terjadi saat hujan lebat atau cuaca buruk.

"Ini sudah seminggu gangguan sinyal, kalau di Kelarik cuacanya buruk pasti di sini hilang sinyal," kata Bambang Erawan, Senin (6/6/2022).

Sementara itu, Kasi Infrastruktur, Telekomunikasi dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Natuna, Nawari mengatakan pihaknya terus berupaya agar seluruh daerah di Natuna memiliki sinyal dan tidak lagi terisolir jaringan komunikasi.

Sejak 2012 Pemda Natuna terus mengupayakan agar setiap daerah di Natuna mendapatkan sinyal. Dan hingga 2021 Tower atau BTS milik pemerintah yang dibangun di Natuna ada sebanyak 40 unit.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemkab Natuna juga mengusulkan kepada provider pihak swasta (reguler) agar mendirikan tower di Natuna.

Baca juga: TERUNGKAP! Ini Penyebab Air PDAM Tirta Nusa Natuna Sering tak Mengalir

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Natuna Menanam Pohon dan Ajak Masyarakat Lestarikan Alam

"Kalau Tower yang dibangun oleh pihak swasta juga ada dan sudah banyak. Sebelum tahun 2021 sudah ada 74 unit Tower dan di tahun 2021 sudah ada 6 unit baru lagi (yang sudah on air) + 1 unit (on progres) dari operator XL Axiata, 3 unit (yang sudah on air) dari operator Smartfren, 5 unit (yang sudah on air) + 3 unit (on progres) dari operator Telkomsel. Gambaran total untuk Tower/BTS swasta (reguler) yang dibangun di Natuna ada sekitar 92 unit," jelasnya.

Namun sayangnya, pembangunan tower ini belum merambah ke Pulau Laut.

Sehingga masyarakat di sana masih sangat kesulitan sinyal.

Mewakili masyarakat di daerah perbatasan itu, Camat Bambang pun berharap agar pemerintah segera untuk memenuhi kebutuhan sinyal di sana agar masyarakat Pulau Laut tidak lagi terisolir akan jaringan telekomunikasi.

"Mudah-mudahan kesulitan kami di sini segera diatasi, agar masyarakat tidak susah sinyal lagi," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved