TIPS
Cara Mengobati Kulit Terbakar karena Terpapar Sinar Matahari
Paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kulit terbakar alias mengalami sunburn. Terlebih bagi orang-orang yang sering ber
TRIBUNBATAM.id - Paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kulit terbakar alias mengalami sunburn.
Terlebih bagi orang-orang yang sering beraktivitas di luar ruangan tanpa mengenakan baju berlengan atau celana panjang.
Sunburn yang ditandai dengan kulit memerah, rasa perih, dan belang dapat terjadi karena paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu banyak.
Akibatnya, melanin -pigmen gelap di lapisan luar kulit- yang berguna untuk menghalau sinar UV tidak dapat melakukan tugas dengan baik.
Kulit yang seharusnya terlindungi oleh melanin akhirnya terbakar dan hal ini menyebabkan sebagian orang tidak pede karena kulitnya belang.
Tips mengobati sunburn
Kulit yang telanjur terbakar karena sinar matahari sebaiknya cepat diobati supaya tidak menimbulkan rasa perih dan mengganggu penampilan.
Baca juga: Tips dan Cara Mengatasi dan Menghilangkan Ketombe yang Membandel
Baca juga: 4 Cara Mengatasi Anak Susah Minum Obat, Orangtua Bisa Coba Tips Ini
Misalnya, dengan menerapkan beberapa cara yang disarankan oleh dokter spesialis kulit asal Cleveland Clinic, Melissa Piliang, MD yang berikut ini.
1. Menurunkan suhu kulit
Piliang menyarankan orang-orang yang kulitnya tersengat paparan sinar matahari untuk menurunkan suhu pada lapisan terluar tubuhnya.
Seperti, mandi menggunakan air dingin untuk membantu mengurangi peradangan dan lakukan secara singkat supaya kulit tidak kering.
Apabila dampak sunburn terasa di bagian kulit tertentu dan tidak terlalu besar, area ini dapat dikompres menggunakan handuk basah atau waslap.
Taruh handuk yang sudah dibasahi air dingin ke bagian kulit yang mengalami sunburn dan tunggu hingga dingin saat disentuh.
2. Lembapkan kulit
Ketika kulit masih basah ada baiknya krim atau losion pelembab seger dioleskan untuk membantu menjaga kelembapan.
Khusus untuk di awal luka bakar, kulit dapat dioleskan pelembab sesering mungkin untuk membatasi kekeringan.
Pastikan untuk tidak melembabkan kulit sampai dingin atau menahan panas dan menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan peradangan.
3. Oleskan obat pereda gatal
Kulit yang mengalami sunburn bisa saja merasakan gatal.
Baca juga: Begini Ciri-ciri Usus Kotor yang Wajib Detoks, Segera Bersihkan agar Tidak Jadi Penyakit
Baca juga: Rekomendasi 4 Menu Makan Malam Sehat yang Tidak Bikin Gemuk
Oleh sebab itu, krim pereda gatal dapat digunakan ke area kulit yang terbakar karena sinar matahari.
4. Meredakan rasa sakit
Untuk menghilangkan rasa sakit atau terbakar, oleskan gel lidah buaya yang terasa mendinginkan untuk menghilangkan rasa perih dengan segera.
“Terus gunakan kompres dingin juga. Keduanya bermanfaat dan memberikan sedikit kelegaan dari sensasi terbakar," saran Pilliang.
Ia juga merekomendasikan obat pereda nyeri apabila kulit yang mengalami sunburn benar-benar terasa sakit.
“Anda dapat mengonsumsi untuk peradangan, seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin,” kata Piliang.
5. Hindari salep yang mengiritasi
Kulit yang terbakar sebaiknya dihindarkan dari bahan yang mengiritasi, seperti petroleum jelly yang dapat memerangkap panas.
Selain itu, benzocaine dan lidocaine yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan bisa memperburuk peradangan perlu dihindari.
“Krim apa pun yang mengandung alkohol yang akan mengeringkan kulit dan membuatnya lebih sulit untuk disembuhkan," terang Pilliang.
6. Tetap terhidrasi
Sengatan sinar matahari menyebabkan cairan dari bagian lain dari tubuh keluar menuju ke kulit sehingga mempercepat dehidrasi.
Baca juga: 5 Khasiat Daun Salam bagi Kesehatan Hasil Penelitian Medis, Penurun Kolesterol hingga Asam Urat
Baca juga: INI Tanda dan Gejala Ginjal Sudah Mulai Rusak dan Tak Berfungsi Baik, Ketahui Sebelum Terlambat
Makanya kita disarankan menghidrasi tubuh supaya kadar cairan tetap terjaga.
“Sangat penting untuk terhidrasi dengan baik. Minum banyak air. Minuman olahraga yang mengisi kembali elektrolit juga dapat membantu," tutur Pilliang.
7. Jangan menyentuh kulit yang melepuh
Melanin yang tidak kuasa menahan paparan sinar UV berlebih dapat menyebabkan kulit melepuh.
Dampak itu tentunya terasa sakit apalagi jika berada di bagian lipatan dalam siku atau perbatasan leher dan pundak yang sering tergores kerah pakaian.
Meskipun tergoda untuk menyentuhnya, kulit yang telanjur melepuh sebaiknya jangan dipegang-pegang supaya tidak memperparah kerusakan.
8. Berobat dokter
Pengobatan rumahan tidak selamanya mampu memgobati sunburn.
Maka, berobat ke dokter menjadi cara lain yang bisa ditempuh.
Baca juga: INTIP 5 Cara Mengolah dan Memasak Beras Merah yang Tepat agar Pulen dan Lebih Enak
Baca juga: Natural Tanpa Cat Rambut, Begini Cara Menghilangkan Uban dengan Kopi dan Bahan Alami Lainnya
Mencegah sunburn
Supaya kulit tetap cerah dan tidak belang karena sunburn, kita perlu mencegah sinar matahari agar tidak menyengat kulit.
Lantas, bagaimana caranya?
1. Cari tempat yang teduh
Segeralah mencari tempat untuk berteduh jika sinar matahari kian lama kian menyengat kulit.
Jika tidak bawalah topi atau syal yang dapat menutupi bagian wajah, leher, dan telinga dari paparan sinar matahari.
2. Kenakan pakaian pelindung
Pertimbangkan juga untuk menyimpan atau membawa pakaian pelindung, seperti jaket, topi, kemeja berlengan dan celana panjang.
3. Oleskan tabir surya setiap hari
Tabir surya sebaiknya digunakan setiap hari, baik ketika beraktivitas di dalam maupun luar ruangan.
Saat membeli pilihlah tabir surya yang mengandung titanium dioksida atau seng oksida.
(*/TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kulit-terbakar-karena-panas.jpg)