Dinkes Belum Temukan Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di Batam, Pasien Covid-19 Sisa Dua Orang
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi memastikan sebaran virus Omicron BA.4 dan BA.5 di Batam belum ditemukan di Batam
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Melansir situs resmi Kementerian Kesehatan, Sabtu (11/6/2022), dijelaskan bahwa subvarian baru BA.4 dan BA.5 pertama kali dilaporkan terdeteksi di Indonesia pada 6 Juni 2022.
Terdapat empat kasus, terdiri dari satu orang positif BA.4 yang merupakan seorang WNI dengan kondisi klinis tidak bergejala, serta sudah divaksin dua kali.
Pasien Rawat Sisa Dua Orang
Pasien Covid-19 di Batam masih tersisa dua orang, pada Minggu (19/6/2022).
Dua pasien tersebut berasal dari Kelurahan Baloi Permai, Batam Kota dan Kelurahan Tiban Baru, Sekupang. Saat ini, keduanya tengah menjalani isolasi mandiri.
Sampai dengan hari ini, selama bulan Juni 2022, hanya terdapat enam temuan kasus Covid-19 dari 12 kecamatan di Batam.
Angka ini masih lebih rendah dibandingkan temuan bulan Mei lalu yang mencapai 11 kasus.
"Totalnya, kasus positif Covid-19 mencapai 30.981 orang, 30.062 telah selesai isolasi, 917 orang meninggal, dan dua orang masih dirawat," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardadi.
Kendati temuan kasus Covid-19 semakin berkurang, upaya tracing, testing dan treatment (3T) masih berkapasitas respon memadai. Sedangkan, capaian vaksinasi dosis satu juga melebihi seratus persen.
Hingga 18 Juni 2022, capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis satu mencapai 90,02 persen dan dosis dua mencapai 74,57 persen.
Sementara itu, vaksinasi dosis tiga (booster) baru mencapai separuh, yakni 53,85 persen. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-soal-ivermectin.jpg)