Minggu, 12 April 2026

ANAMBAS TERKINI

Penumpang Speedboat Anambas Histeris Mesin Mati saat Cuaca Buruk

Speedboat yang mengangkut sejumlah penumpang di Anambas alami insiden saat berada di laut dengan kondisi cuaca buruk, Kamis (23/6/2022)

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi BPBD Anambas
Tangkapan layar proses evakuasi penumpang speedboat di pinggir Masjid Agung Baitul Makmur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) oleh pekerja bangunan dibantu warga sekitar, Kamis (23/6/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Enam penumpang speedboat sempat histeris dalam perjalanan menuju Desa Candi, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (23/6/2022).

Tepatnya saat mesin kapal cepat itu mati hingga membuat kapal terombang ambing.

Cuaca laut yang kurang kondusif menambah kalut penumpang speedboat yang bertolak dari Pelabuhan Sri Siantan, Kelurahan Tarempa.

Kapal pun terombang-ambing dan mengapung di atas air beberapa saat, hingga akhirnya karam di pinggir Masjid.

Sampai akhirnya, Aldy, juru mudi speedboat itu berinisiatif membawa kapal yang ia bawa ke tepi Masjid Agung Baitul Makmur.

Baca juga: Penambang Speedboat Bisa Senyum Jelang Lebaran, Omzet Mulai Pulih Sejak Dihantam Corona

Baca juga: BMKG Beri Prakiraan Cuaca Besok Pulau Bintan, Termasuk Lagoi, Pantai Trikora dan Tanjung Pinang

Pekerja bangunan yang sedang bekerja di Masjid Agung Anambas serta melihat penumpang yang meminta tolong langsung bereaksi menolongnya.

"Satu mesin tiba-tiba mati dan terbawa arus laut hingga menghantam batu di pinggir Masjid Agung," ucap Aldy sesudah dievakuasi kepada TribunBatam.id.

Aldy pun mengaku sempat pasrah saat hendak berangkat dengan kondisi cuaca laut yang buruk.

Kini speedboat dan keenam penumpang yang selamat telah dievakuasi kembali ke Pelabuhan Sri Siantan oleh personel Satpolairud Polres dan BPBD Anambas.

"Beruntung pekerja Masjid Agung lansung memberikan bantuan. Ada enam penumpang yang saya bawa. Alhamdulillah semuanya selamat," terangnya.

Sementara seorang pekerja bangunan Masjid Agung Baitul Makmur, Firman mengatakan awalnya melihat speedboat itu tidak berjalan dan terombang-ambing dibawa gelombang air laut ke pinggir.

Tak berlama-lama dengan segera ia bersama rekan-rekannya yang lain turun ke tepi laut untuk memberikan bantuan sebab kondisi kapal nyaris karam.

Baca juga: Hakim Vonis Dua Terdakwa Korupsi Dana Hibah FPK Anambas 15 Bulan dan 30 Bulan Penjara

Baca juga: Info Cuaca Pulau Bintan Hari Ini Menurut BMKG Kelas I Hang Nadim Batam

Setelah dievakuasi, speed boat dan penumpang pun dibawa kembali ke Pelabuhan Sri Siantan oleh personil Polairud dan BPBD.

"Kami evakuasi pakai tali dan menariknya ke tepi. Ada enam penumpang dan satu juru mudi yang teriak-teriak minta tolong," ucapnya.

PRAKIRAAN Cuaca Kepri

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved