Breaking News:

1.848 Pengendara di Kepri Terjaring Operasi Patuh Seligi, Pelanggar Kena Sanksi Teguran

Dirlantas Polda Kepri AKBP Tri Yulianto sebut ada 1.848 pelanggar lalu lintas yang terjaring Operasi Patuh Seligi, 13-26 Juni lalu

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Personel PJR Polda Kepri meminta pengendara menepikan kendaraannya saat Operasi Patuh Seligi 2022 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Operasi Patuh Seligi 2022 sejak 13 Juni hingga 26 Juni 2022 lalu telah berakhir.

Hasilnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri menindak sebanyak 1.848 pelanggar lalu lintas.

Terhadap pelanggar, Polda Kepri tak memberikan sanksi berupa denda melainkan sanksi teguran dan edukasi.

Dirlantas Polda Kepri AKBP Tri Yulianto mengatakan, rangkaian Operasi Patuh Seligi ditekankan pada pencegahan pelanggaran lalu lintas.

“Angka kecelakaan pada tahun 2022 ini secara kuantitas naik, sedangkan secara kualitas turun dibanding tahun 2021,” ujar Tri saat menutup Operasi Patuh Seligi di lapangan Mapolda Kepri, Selasa (28/6/2022).

Ia mengatakan, personel polisi di lapangan menekankan pada keselamatan berlalu lintas kepada pelanggar.

“Terhadap pelanggar saat Operasi Patuh Seligi ada sebanyak 1.848, kita berikan tindakan edukasi,” katanya.

Dirlantas Polda Kepri AKBP Tri Yulianto mengungkapkan bahwa kejadian laka lantas dalam beberapa tahun terakhir ini didominasi kendaraan roda dua.

Baca juga: Hari Ketiga Operasi Patuh Seligi 2022, Polres Natuna Jaring 28 Pelanggar Lalu Lintas

Baca juga: Dinkes PPKB dan Binda Kepri Kolaborasi Kejar Capaian Vaksinasi Covid-19 di Anambas

Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas antara lain mengantuk, mendahului, berbelok, berpindah jalur dan lain-lain.

“Jadi kejadian laka lantas itu lebih dominan karena fakir lalai oleh pengendara itu sendiri. Ada yang mengemudi sambil main handphone, nelpon dan pindah jalur,” katanya.

Ia pun menguraikan jumlah korban laka lantas pada tahun 2021 ada tujuh kejadian, korban luka berat 6 orang.

Sedangkan untuk tahun 2022 ada enam kejadian, korban luka berat ada 6 orang.

Sementara untuk korban luka ringan, lanjutnya tahun 2022 sebanyak 6 kejadian dengan jumlah korban sebanyak 53 kasus.

Angka ini mengalami kenaikan dari tahun 2021 sebanyak 36 kejadian.

“Selain melaksanakan penegakan hukum dan penindakan dalam Pelanggaran Lalu Lintas, Ditlantas Polda Kepri dalam Operasi Patuh Seligi 2022 juga melakukan kegiatan preemtif berupa penyuluhan di media cetak, media elektronik, media sosial serta melaksanakan penyebaran dan pemasangan spanduk, leaflet, sticker dan billboard,” katanya.

Pada Operasi Patuh Seligi 2022 yang telah dilaksanakan selama 2 minggu ini, personel Ditlantas melaksanakan kegiatan preventif berupa pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli. (*/ TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved