Breaking News:

TIPS

Cara Mengolah Daging Kurban yang Benar di Tengah Wabah PMK

Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Kamis, (9/7/2022), di saat penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak masih mewabah. Dire

Kompas.com
Ilustrasi daging kurban 

TRIBUNBATAM.id - Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Kamis, (9/7/2022), di saat penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak masih mewabah.

Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), Nuryani Zainuddin, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengolah daging kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Terlebih tidak ada ciri-ciri khusus hewan terkena PMK setelah dipotong dan manusia tidak bisa mengidentifikasi daging yang didapatkan apakah terkena PMK ataupun tidak. 

"Tidak ada (ciri-ciri), kalau sudah dipotong tidak kelihatan kecuali kita mengambil sampel dan melakukan pengujian di laboratorium. Kalau secara ciri-ciri tidak bisa membedakan mana yang terkena dan tidak," kata Nuryani. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan PMK pada hewan ternak tidak menular kepada manusia. 

Meski demikian, Nuryani mengatakan manusia bisa menjadi perantara penularan virus tersebut sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan agar tidak menjadi perantara penularan virus.

Baca juga: 4 Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Tidak Mudah Busuk

Baca juga: 10 Cara Alami Turunkan Kolesterol akibat Terlalu Banyak Makan Daging Kurban

Ia pun memberikan tips untuk menyimpan dan memasak daging kurban di tengah wabah PMK.

Beberapa tipsnya antara lain: 

- Daging jangan langsung dicuci, panaskan air hingga mendidih lalu rebus daging selama 30 menit. 

- Jangan langsung dimasak.

- Disimpan di pendingin selama 24 jam. Setelah 24 jam disimpan, pindahkan ke pembeku.

- Bekas kemasan daging tidak dibuang terlebih dulu, rendam dan dicuci dengan deterjen.

Nuryani juga menyarankan untuk melakukan hal tersebut ketika daging akan diolah menjadi sate.

"Kalau disate kan tidak dimasak dulu, terus air cuciannya juga menyebar, jadi banyak sekali faktor penyebabnya. Jadi, daging direbus dulu baru bisa disate," sarannya. 

(*/ TRIBUNBATAM.id)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved