BATAM TERKINI
Penemuan Mayat di Batam, Rumah Syaril Masih Dipasangi Garis Polisi
Rumah Syahril di Tanjungsengkuang Batam hingga masih dipasang garis polisi. Jenazah pria yang ditemukan membusuk di rumahnya ini juga belum dimakamkan
Penulis: ronnye lodo laleng |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rumah tempat tinggal Syahril di Tanjung Sengkuang Batam masih dipasangi garis polisi, Kamis (30/6/2022).
Sebelumnya, di rumah itu, Syahril ditemukan meninggal dunia hingga membusuk.
Korban ditemukan oleh adiknya yang bernama Romi.
Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id pintu rumah Syahril dalam kondisi tertutup rapat dan kondisi di sekitar lokasi tampak sepi.
Garis polisi masih terpasang di depan rumah berdinding triplek yang sudah usang tersebut.
Tidak hanya itu, pintu belakang rumah masih ditutup menggunakan seng berwarna biru.
Tepat di depan pintu masuk, terparkir motor Honda milik Romi yang juga merupakan adik Syahril.
Baca juga: Harga Cabai Merah di Batam Sekilo Tembus Rp 120 Ribu, Naik Dua Kali Lipat
Baca juga: Enam Tutup Drainase Jalur Pedestrian Batam Center Hilang, Tak Terekam CCTv
Seorang warga setempat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, hingga kini mayat Syahril masih berada di RS Bhayangkara Polda Kepri.
"Jenazah Syahril masih di RS Bhayangkara. Belum ada tanda-tanda akan dibawa pulang," sebutnya Kamis (30/6/2022).
Ia mengaku, sejauh ini dia belum mendapat informasi penyebab pasti kematian Syahril yang dikenal tertutup itu.
Sementara Romi, adik Syahril sejak kemarin malam sudah pulang ke rumahnya.
Korban tak Pernah Mengeluh Sakit
Sebelumnya, Romi (50) saksi mata sekaligus adik kandung Syahril (53) pria yang ditemukan membusuk di kamarnya mengaku selama ini abangnya tidak pernah mengeluh sakit.
"Selama ini Syahril tidak sakit. Setahu saya dia cuma batuk-batuk saja," kata Romi singkat Rabu (29/6/2022).
Romi mengaku, selama ini dirinya dan Syahril saja yang tinggal di rumah berdinding triplek tersebut.
Meski satu rumah Romi mengaku jarang ketemu atau sekedar ngobrol dengan Syahril.
Hal itu karena keduanya memiliki profesi yang berbeda sehingga jarang ketemu.
"Saya kerja sebagai driver ojek online, sementara abang saya bekerja sebagai cleaning service di DC Mall Batam," sebutnya.
Romi mengaku setiap hari berangkat dari rumah sekira pukul 06.30 WIB dan pulang ke rumah kadang-kadang larut malam.
Pada saat ia berangkat ngojek, terkadang Syahril belum bangun.
Dan saat pulang ngojek abangnya itu sudah tidur.
Ia menceritakan terakhir melihat Syahril dua hari yang lalu sebelum meninggal dunia.
Antara Romi dan Syahril tidak tinggal satu kamar, mereka beda kamar. Dan untuk urusan makan minum mereka jarang masak di rumah dan lebih memilih makan di luar rumah.
"Karena dia tidak sakit, sehingga saya tetap beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Namun betapa kagetnya saat pulang kerumah yang berada di RT 003, RW 001, Kampung Tua, Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar.
Pada saat tiba di depan pintu masuk, pada Minggu (28/6/2022) malam ia mulai melihat ada kejanggalan, seperti lampu rumah belum dihidupkan serta bau busuk mulai tercium dari dalam rumah.
Lantas, ia segera masuk ke dalam rumah dan menemukan abangnya itu sudah meninggal dunia dengan posisi tidur telungkup.
Tidak hanya itu, sekujur tubuh Syahril sudah menghitam dan sudah membengkak.
Romi sempat memanggil Syahril beberapa kali, namun tidak mendapatkan jawaban.
"Saya sempat panik dan langsung keluar untuk memberitahukan kepada tetangga terdekat," sebutnya.
Kapolsek Batuampar Kompol Salahuddin mengatakan, pihaknya sudah berhasil mengevakuasi mayat Syahril ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
"Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan terhadap saksi sembari menunggu hasil visum dari Rumah Sakit RS Bhayangkara. Nanti kami akan informasikan lebih lanjut," ujarnya.
Kondisi Jenazah Sudah Busuk
Sebelumnya, Syahril (53) seorang warga Tanjungsengkuang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Selasa (28/6/2022).
Syahril pertama kali ditemukan oleh adiknya bernama Romi (50) pada pukul 21.40 WIB, di kamar rumahnya di RT 003, RW 001 Kampung Tua, Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Batam.
Pantauan TRIBUNBATAM.id, letak rumahnya tidak jauh dari lapangan bola Tanjungsengkuang.
Hanya berjarak kurang lebih 50 meter saja.
Lokasi rumah Syharil letaknya persis di tengah pemukiman warga lain, sehingga gampang diakses.
Di lokasi kejadian tampak masyarakat memadati rumah Syahril.
Tidak hanya bapak-bapak namun ibu-ibu bahkan anak-anak juga ada di lokasi kejadian.
Berbagai spekulasi timbul dari sejumlah orang yang berkumpul di sekitar lokasi kejadian.
Mereka penasaran dengan adanya kejadian tersebut. Pasalnya Syahril sejauh ini tidak sakit.
Hampir semua mata tertuju ke rumah berdinding triplek tersebut.
Selain masyarakat turut hadir juga ketua RT, RW Bhabinkamtibmas serta Lurah Tanjungsengkuang.
Di bagian depan rumah pria itu telah dipasangi garis polisi oleh Polsek Batuampar.
Hingga pukul 22.40 WIB tim Inafis dari Polresta Barelang, berhasil mengevakuasi mayat Syahril ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30062022rumah-syahril.jpg)