Breaking News:

KEPRI TERKINI

BP2MI Kepri Tangani 684 PMI di Kepulauan Riau Hingga Juni 2022

BP2MI Kepri menangani 684 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kepulauan Riau hingga Juni 2022. Dari jumlah itu, paling banyak penanganan PMI ilegal.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban kapal tenggelam di shelter Badan Perlindungan Pekerja Migran Kepulauan Riau (BP2MI Kepri). BP2MI Kepri menangani 684 pekerja migran hingga Juni 2022. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI) Kepri telah menangani 684 pekerja migran di Kepulauan Riau hingga Juni 2022.

Pekerja Migran Indonesia yang ditangani BP2MI Kepri itu meliputi PMI repatriasi, deportasi dan sakit, rawat inap hingga pemulangan jenazah.

Kepala BP2MI, Mangiring Sinaga merinci jika mereka menangani kasus pencegahan penempatan unprosedural PMI berjumlah 221 orang.

Selanjuntya repatriasi PMI sebanyak 173 orang dan deportasi sebanyak 92 orang.

Kemudian penanganan jenazah PMI sebanyak 21 orang, serta penanganan PMI sakit dan menjalani rawat inap sebanyak 177 orang.

Baca juga: Terungkap, Jalur Baru Pengiriman PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia, Lewat Tanjungtalok

“Semua itu kami akomodir menggunakan anggaran semester I BP2MI yang dikucurkan pusat. Saat ini anggaran priode semester I itu sudah habis,” ungkapnya, Rabu (6/7/2022).

Mangiring menyebutkan jika saat ini terdapat puluhan PMI yang masih berada dalam shelter.

Pemulangan puluhan PMI itu masih menunggu kucuran anggaran dari pusat.

“Anggaran semester dua kami sedang dalam pengajuan tambahan anggaran ke pusat. Kekurangan akibat lonjakan pemulangan PMI akibat pandemi 2021 utamanya penangan PMI sakit non covid (rawat inap di RS) dan biaya karantina PMI sesuai aturan PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri),” ungkapnya.

Ia membeberkan anggaran BP2MI Kepri banyak diserap saat pemulangan PMI dan biaya karantina.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved