Sabtu, 25 April 2026

BERITA CHINA

China Kirim Pesawat Tempur Buntut Senator Amerika Serikat Kunjungi Taiwan

China kian gusar setelah Amerika Serikat terusa saja berada di belakang Taiwan. China bahkan menyatakan siap menggelar operasi militer ke Taiwan.

Republic of China (ROC) Ministry of National Defense via AP)
China mengirimkan sembilan pesawat tempur setelah senator Amerika Serikat mengunjungi Taiwan. Potret yang diambil 10 Februari 2020, dan dirilis oleh Republik Pertahanan Tiongkok (ROC) Kementerian Pertahanan Nasional, Angkatan Udara Taiwan F-16 di latar depan terbang di atas sayap Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAAF) H -6 pembom saat melewati dekat Taiwan. 

TRIBUNBATAM.id - Hubungan antara China dengan Taiwan dilaporkan semakin memanas.

Armada militer China semakin berani unjuk gigi dengan memasuki zona identifikasi udara Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan jika unsur militer China, berupa pesawat pengintai elektronik Y-8, empat jet J-16, dua pesawat tempur J-10 dan satu pesawat J-11 terbang di sekitar perairan barat daya Pulau Formosa.

Militer Taiwan meresponsnya dengan mengeluarkan peringatan radio dan mengerahkan sistem rudal pertahanan udara.

Taiwan telah diperintah oleh pemerintahan lokalnya sejak 1949 ketika sisa pasukan Kuomintang yang dipimpin oleh Chiang Kai-shek (1887-1975) dikalahkan dalam Perang Saudara Tiongkok dan berlindung di pulau itu.

Taiwan telah melestarikan bendera dan beberapa simbol Republik Tiongkok lainnya yang telah ada sebelum Komunis mengambil alih daratan.

Menurut posisi resmi China yang didukung oleh sebagian besar negara, termasuk Rusia, Pulau Taiwan adalah salah satu provinsi China.

Baca juga: Ancaman China semakin Nyata, Bos FBI dan MI5 Bertemu, Ini yang Dibahas

Sementara konsep zona pertahanan udara punya tujuan untuk mengidentifikasi pesawat tidak didefinisikan di bawah hukum Internasional.

Perpanjangan zona-zona ini dinyatakan oleh negara atau wilayah tertentu dan tidak harus dibatasi oleh batas-batasnya.

Taiwan mendeklarasikan zona identifikasi pertahanan udaranya secara sepihak: wilayahnya mencakup 492 kilometer persegi dan jauh melebihi wilayah udara pulau itu.

Ini juga mencakup perairan di sekitarnya, Selat Taiwan dan juga bagian dari wilayah udara di atas provinsi Fujian, Jiangxi dan Zhejiang di daratan Cina.

Manuver China saat ini terkait dengan kunjungan Senator AS Rick Scott dari Florida ke Taiwan pada 8 Juli 2022.

Kementerian Pertahanan China menyatakan protes tegas, menekankan bahwa angkatan bersenjata China siap untuk operasi militer 'untuk mempertahankan kedaulatan nasional'.

Sejak awal Amerika Serikat mendukung kebutuhan militer dan persenjataan Taiwan.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik secara formal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved