BATAM TERKINI
KRONOLOGI Keluarga Warga Binaan Sakit saat Besuk Suaminya Versi Kalapas Batam
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Novriadi membantah petugas memarahi istri warga binaan yang sedang sakit dan menjelaskan kronologi sesungguhnya.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Novriadi, Kepala Lapas Kelas IIA Batam menjelaskan kronologi sakitnya istri seorang warga binaan saat membesuk suaminya di Lapas.
Kalapas juga membantah jika pihaknya telah menelantarkan yang bersangkutan saat kesakitan dan mengaku sudah melakukan pertolongan sesuai prosedur.
Novriadi, menjelaskan kronologis kejadian tersebut bermula saat Senin (11/7/2022) keluarga WBP datang ke Lapas membesuk suaminya yang ada di Lapas.
"Keluarga WBP tersebut sudah tiba di Lapas, sekitar pukul 09.00 WIB, dan mereka sudah diberikan nomor antrian," kata Novriadi, Rabu (13/7/2022).
Setelah mendapat nomor antrian, yang bersangkutan diberikan waktu untuk bertemu dengan suaminya.
Baca juga: TERKAPAR di Lapas, Ketua Yayasan Inaayah Batam Ngaku Dimarahi Petugas, Ini Kata Kalapas
"Kebetulan hari itu, kunjungan sangat banyak lebih dari 100 orang, untuk pagi hari. Jadi kita harus mengatur waktu kunjungan di mana per orangnya 15 menit, agar semua tamu bisa bertemu dengan keluarganya,"kata Novriadi.
Sementara tamu yang sakit itu, kata Novriadi, sudah diberikan waktu selama 15 menit.
Selanjutnya yang bersangkutan meminta tambahan waktu, karena mengaku baru sembuh dari sakit dan ingin lebih lama bersama suaminya.
"Kita sudah berikan tambahan waktu selama 15 menit lagi. Setelah itu petugas kita meminta agar yang bersangkutan keluar dan gantian dengan tamu lainnya," kata Novriadi.
Namun, saat petugas menyuruh keluar tamu tersebut tidak mau.
Tetapi petugas Lapas meminta agar bergantian, dengan terpaksa yang bersangkutan keluar.
"Setelah keluar dari ruang kunjungan, yang bersangkutan bertemu dengan petugas lainnya di pintu keluar dari Lapas. Nah di sana lah terjadi adu mulut dengan petugas," kata Novriadi.
Tidak lama setelah perdebatan, yang bersangkutan langsung nangis dan teriak, sslanjutnya muntah-munah dan hampir terjatuh ke lantai.
"Petugas kita langsung memberi minum, dan mengambil kursi roda, dan membawa yang bersangkutan keluar Lapas dan menghubungi keluarga yang bersangkutan,"kata Novriadi.
Novriadi, mengatakan kurang lebih 30 menit keluarga korban datang danembawa yang bersangkutan berobat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14072022kepala-lapas-kelas-IIA-Batam.jpg)