Breaking News:

LINGGA TERKINI

Lingga Keluarkan Semua Produk Unggulan Lokal saat MTQ IX Kepri di Anambas

Aneka produk lokal unggulan Lingga dari makanan tradsional, pakaian hingga air minum kemasan dikeluarkan dalam stan bazar MTQ ke-IX Kepri di Anambas.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Dekranasda Lingga
Pengunjung stan bazar Lingga saat melihat kain khas Lingga saat MTQ tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Kepulauan Anambas baru-baru ini. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Stan bazar Kabupaten Lingga pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) padat pengunjung.

Selain Lingga, MTQ Kepri ke-IX yang digelar di Kabupaten Kepulauan Anambas itu, menghadirkan stan bazar dari masing-masing kabupaten dan kota/kabupaten se-Provinsi Kepri.

Meski hanya tampak dengan tampilan sederhana, namun produk yang dijual di stan bazar Lingga ini mampu menarik berbagai kalangan pengunjung yang datang.

Stan itu dijaga oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Lingga.

"Alhamdulillah, pokoknya ramai sekali," ujar petugas Dekranasda, Firdaus Madjid kepada TribunBatam.id, Sabtu (16/7/2022).

Mulai dari makanan khas yang tersedia, habis terjual saat perhelatan MTQ yang baru beberapa hari ini dimulai.

Baca juga: Dua Makanan Khas Natuna Ini jadi Primadona saat MTQ IX Kepri di Anambas

Pengunjung stan bazar Lingga pada MTQ Kepri di Anambas
Pengunjung stan bazar Lingga saat MTQ tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Jadi cemilan dan seperti kue bangkit, sagu lenggang, sagu ubi habis semua. Mie repet yang terbuat dari bahan dasar sagu itu kita bawa banyak itu habis," ungkap pria yang akrab disapa Fir ini.

Tidak hanya itu, batik khas Lingga juga mendapat perhatian lebih dari para pengunjung.

Khususnya motif batik pucuk rebung yang baru mereka keluarkan habis terjual saat ini.

Sehingga menyisakan beberapa motif lama lainnya.

"Kerajinan lekar-lekar jua habis dan bunga-bunga dari sisik ikan hanya tersisa 3 aja lagi," sebutnya.

Selain itu, kerajinan Warisan Budaya Tudung Manto juga tidak tersisa lagi di stand bazar itu.

Meski hanya membawa tiga atau empat tudung manto, Fir pun mengaku bersyukur kerajinan asli daerah itu terjual habis di perhelatan MTQ di Kepulauan Anambas.

"Sampai orang datang nanya mana lagi? Kan udah habis. Pengunjung lokal Anambas banyak, jadi tiap pengunjung masuk kami kasi Air Mineral Cap Gunung Daik juga," tambah Fir.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved