Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Proyek Runway Bandara Raja Haji Abdullah Karimun Dilelang September 2022

Proyek perpanjangan runway Bandara Raja Haji Abdullah Karimun akan dilelang September 2022 mendatang dan ditargetkan paling lama 2024 sudah selesai.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat berdiskusi bersama Gubernur Ansar, perihal perpanjangan runway Bandara RHA 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Bupati Aunur Rafiq terus menggesa perihal perpanjangan runway bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun.

"Kawasan hutan lindung seluas 38 hektare di bandara RHA itu berstatus DPCLS, seluas 14,3 ha disetujui untuk di ubah status menjadi HPL lalu diputihkan," ujar Bupati Rafiq, Minggu (17/7/2022).

Dalam kunjungan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong telah menjanjikan sebelum September 2022 statusnya sudah diputihkan.

"Sebelum September atau paling lama 2024 sudah selesai pengerjaannya," ujarnya.

Dengan begitu, melalui Menteri Perhubungan dan melalui Kepala Bandara RHA Karimun sudah bisa memulai proses lelang proyek perpanjangan runway.

Baca juga: DERETAN Lokasi Rawan Kejahatan Masuk Prioritas Patroli Gabungan Tiga Polsek di Batam

Sementara, terkait pembebasan lahan milik warga, Pemkab Karimun telah mendata dan menghubungi sejumlah pemilik lahan.

Saat ini pihaknya menunggu pencairan bantuan anggaran Rp 10 miliar dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk membebaskan lahan seluas 5 hektare.

"Pembebasan lahan tidak bisa pakai anggaran APBD Karimun tapi harus APBD Kepri," ujarnya.

Bupati Rafiq menyebut untuk kawasan hutan milik negara tidak akan dibayar meski ada warga yang menggarapnya.

"14,3 ha adalah hutan, mungkin ada yang garap tapi itu hutan. Selagi di hutan tidak perlu dibebaskan, karna hutan milik negara," ujarnya.

Begitu juga dengan posisi bandara yang berdekatan dengan area tambang batu granit. Bupati Rafiq memastikan tidak akan ada masalah karna dibatasi sungai.

Persoalan hutan lindung yang akan dipakai untuk perpanjangan runway Bandara RHA Karimun, Bupati Rafiq menyebut Wakil Menteri LHK telah memberikan respon positif.

"Kunjungan yang dilakukan Wamen LHK Alue Dohong, saya mengucapkan terimakasih karna telah memenuhi undangan saya dan pak Gubernur beberapa waktu lalu saat kami datang ke Jakarta," ujarnya.

Bandara RHA dengan runway saat ini sepanjang 1.400 meter.

Sementara pemerintah menginginkan agar runway bandara mencapai 2.000 meter agar bisa didarati pesawat Boeing. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved