Breaking News:

BATAM TERKINI

STOK Kambing di Batam Kosong, Pelaksanaan Akikah Banyak Tertunda

Saat ini, stok kambing di Batam kosong setelah perayaan hari raya Idul Adha. Sehingga, berimbas pada tertundanya keinginan warga yang ingin akikah.

TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Pekerja memberikan pakan kepada kambing di Sei Temiang, Batam, Senin (4/7/2022). Saat ini, stok kambing di Batam mengalami kekosongan karena peternak belum diizinkan mendatangkan kambing dari luar daerah. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penasehat Asosiasi Pedagang Peternak Sapi dan Kambing Kota Batam, Musofa menyebutkan, pasca lebaran haji, stok kambing dan sapi di Kota Batam menipis dan bahkan kosong. 

"Untuk kambing bisa dikatakan stoknya habis total, apalagi pada saat kurban kemarin jumlahnya tidak mencukupi, sehingga saat ini sudah tidak ada lagi stok," ujarnya Minggu (17/7/2022). 

Sementara untuk sapi ada beberapa ekor saja dan itupun dengan ukuran besar.

Sapi ini merupakan sisa dari pengiriman sebelum lebaran haji tahun ini. 

Kekosongan kambing ini tentu saja berimbas pada kebutuhan kambing untuk akikah di Batam.

Bahkan Musofa mengatakan, pasca lebaran haji ini banyak masyarakat yang akan berakikah namun terkendala lantaran tidak adanya stok kambing.

Baca juga: DERETAN Lokasi Rawan Kejahatan Masuk Prioritas Patroli Gabungan Tiga Polsek di Batam

"Tak hanya akikah saja sebenarnya, restoran yang menyediakan menu daging kambing, sate kambing dan UMKM lainnya juga kena imbas," tambahnya. 

Mengenai kekosongan kambing ini, pihaknya telah mencoba berkoordinasi dengan balai karantina.

Hanya saja, Karantina Pertanian Batam mengingatkan anggota APHTB Kota Batam supaya tidak memasukkan sapi dan kambing tanpa disertai dokumen karantina daerah asal yang dilengkapi SKKH/SV, Rekom Masuk/Rekom Pengeluaran dan hasil Laboratorium yang menyatakan hewan ternak tersebut bebas PMK. Karantina akan melakukan proses Hukum sesuai dengan UU No.21 Tahun 2019 ttg Karantina Hewan, ikan dan Tumbuhan. 

"Makanya untuk sementara belum diperkenankan memasukan baik kambing maupun sapi ke Batam, sampai ada vaksinasi secara utuh dari daerah asal," bebernya. 

Semisalnya dari Lampung Tengah, minimal kambing disana udah divaksin 90 persen dan 10 persen yang dikirim wajib di PCR serta paling penting ada syarat rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan Batam dan Dinas Ketahanan Pangan dari Provinsi. 

"Itu juga yang menjadi kendala kita saat ini, apalagi kebutuhan makin tinggi dan stok kambing kosong. Kemarin saja ada yang minta 4 ekor untuk akikah, tertunda karena tak ada stok," sebutnya. 

Musofa berharap pemerintah pusat dan segera mencari jalan keluarnya, semisalnya memberikan vaksinasi bagi daerah asal, sehingga daerah bisa merekomendasikan kembali pemasukan kambing dan sapi ke Batam. Sehingga kebutuhan stok hewan untuk kuliner dan akikah tetap bisa terpenuhi. 

"Memang Batam saat ini zona hijau PMK dan ini yang terus dijaga. Namun sisi lain kita juga harus memikirkan tingginya kebutuhan kambing dan sapi di Batam. Terlebih lagi, ketersedian kambing kita sangat bergantung dari daerah lain," katanya. ( TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved