Breaking News:

SELEB TERKINI

Perusahaan Baim Wong Daftarkan HaKI Citayam Fashion Week, Kemenkumham Sebut Tak Masalah

Kemenkumham ikut menanggapi polemik pengajuan HaKI Citayam Fashion Week yang diajukan perusahaan Baim Wong. Kemenkumham sebut ada proses yang lama.

Editor: Anne Maria
pdki-indonesia.dgip.go.id
Tangkapan layar perusahaan PT Tiger Wong daftarkan merek Citayam Fashion Week. 

TRIBUNBATAM.id- PT Tiger Wong Entertainment, perusahaan milik Baim Wong kedapatan mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) merek Citayam Fashion Show.

Tak cuma Baim Wong, permohonan yang sama juga diajukan oleh Indigo Aditya Nugroho.

Dua pihak dimaksud tampak dalam laman resmi Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham).

Warganet di media sosial pun diramaikan dengan polemik kedua belah pihak yang sama-sama mengajukan merek Citayam Fashion Week tersebut.

Keduanya dituding memperebutkan merek yang bukan tercetus dari mereka.

Baca juga: Bak Sindir Baim Wong yang Daftarkan HKI Citayam Fashion Week, Ernest Prakarsa Sebut Soal Serakah

Baca juga: Kenzo Anak Baim Wong Nangis Setelah Dengar Suara Ameena Putri Atta Halilintar

Diketahui Citayam Fashion Week lahir dari komunitas anak muda dari pinggiran Ibu Kota yang kini jadi perbincangan.

Event ini viral di Media Sosial lantaran digelar di sebuah pusat keramaian ibukota di SCBD.

Baim Wong sendiri sejak kemarin ramai dihujat warganet lantaran langkahnya mematenkan merek tersebut.

Kemenkumham pun ikut menanggapi polemik pengajuan HaKI Citayam Fashion Week tersebut. 

Kemenkumham menjelaskan terdapat proses yang lama terkait pendaftaran suatu merek.

Selain itu terdapat juga beberapa aspek seperti persyaratan yang harus terpenuhi oleh pengaju merek.

Koordinator Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham Irma Mariana mengungkapkan jika dari pemohon tak bisa memenuhi syarat maka merek tersebut tak bisa diberikan padanya.

"Tidak masalah mau ada sepuluh orang yang ingin mendaftarkan dengan nama merek yang sama, tapi nanti balik lagi dilihat kelengkapan syarat-syaratnya oleh pemeriksa merek," tuturnya dikutip dari Kompas.com, Minggu (24/7/2022).

"Nanti yang dapat merek bisa salah satu atau malah dua-duanya enggak dapat. Itu tergantung hasil pemeriksaan," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved